- PT Bank Digital BCA mencatat laba bersih Rp 213,4 miliar pada 2025, tumbuh 98 persen dibanding tahun sebelumnya.
- Hingga 2025, DPK BCA Digital mencapai Rp14,3 triliun dan penyaluran kredit naik 31 persen menjadi Rp8,6 triliun.
- BCA Digital mengintegrasikan keberlanjutan melalui tiga pilar CSI: People, Prosperity, dan Planet untuk dampak positif.
Suara.com - PT Bank Digital BCA mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar Rp 213,4 miliar sepanjang tahun 2025. Raihan ini naik 98 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Head of Corporate Planning BCA Digital, Yoga T Halim, mengatkan sepanjang 2025 perseroan menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 22 persen menjadi Rp 14,3 triliun.
"Sinergi dalam ekosistem Grup BCA juga memungkinkan BCA Digital menyalurkan kredit sebesar Rp8,6 triliun atau naik 31 persen, serta mencetak pendapatan operasional Rp1,5 triliun atau tumbuh 38 persen bagi lebih dari 3 juta nasabah," ujarnya seperti dikutip, Senin (9/2/2026).
Head of Corporate Communications BCA Digital, Nariswari Yudianti, menegaskan bahwa setiap inovasi blu berangkat dari strategi yang berpusat pada manusia atau user-centric.
Menurutnya, setiap fitur yang dikembangkan bukan sekadar menjadi pembeda, melainkan solusi nyata bagi kebutuhan hidup nasabah yang dinamis, sekaligus upaya menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
BCA Digital mengintegrasikan nilai keberlanjutan ke dalam setiap langkah inovasi melalui tiga pilar utama Corporate Sustainability Initiative (CSI), yakni People untuk mendorong inklusi finansial, Prosperity guna meningkatkan literasi keuangan, serta Planet untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan ekonomi sirkular.
Memasuki tahun 2026, BCA Digital akan terus memperkuat pendekatan keberlanjutan berbasis People, Planet, dan Prosperity melalui pengembangan berbagai inisiatif dan kolaborasi yang relevan dengan ekosistem blu.
"Sebagai bagian dari penguatan Purpose for Impact, kami berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berdampak berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia," pungkas Nariswari.
Baca Juga: Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.869
-
Telah Tampung 10.000 Nasabah, BCA Incar Gen Z Tajir
-
IHSG Berbalik Rebound Senin Pagi, Tapi Rawan Koreksi
-
Asing Akumulasi Saat IHSG Melemah, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Pemerintah Siapkan Roadmap Hentikan Impor Bensin RON Rendah Dua Tahun Lagi
-
Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia
-
Panen Raya Perdana Padi Varietas PS-08 Bakal Digelar di Kabupaten Pandeglang
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre
-
Bank Indonesia Tidak Umumkan Lagi Aliran Modal Asing, Ini Alasannya
-
Mengenal Tiga Sumber Dana BPJS Kesehatan, Ada Dua Sumber Selain Iuran