/
Senin, 15 Agustus 2022 | 12:01 WIB
Ilustrasi perbaikan jalan. (Suara.com)

SUBANG - Arus lalu lintas di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kabupaten Subang mengalami kepadatan karena adanya proyek perbaikan irigasi yang dilakukan oleh dinas terkait. Tak hanya macet, akibat perbaikan ini kondisi badan jalan licin dan kotor akibat tanah merah yang ada di sekitar lokasi.

Kepadatan arus lalu lintas ini terjadi pada pagi hari atau saat jam masuk kantor. Selain badan jalan terganggu proyek perbaikan, ini juga disebabkan padatnya kendaraan warga yang melintas.

Kondisi demikian juga terjadi pada sore atau jam pulang kantor. Macet kerap terjadi di lokasi perbaikan irigasi tepatnya di depan SMAN 1 Subang.

Berdasarkan pengamatan, perbaikan irigasi itu terpaksa membelah bahu jalan. Akses jalan di lokasi itu diberlakukan satu arah. 

Pihak proyek membuat jembatan darurat sebagai penyebrang kendaraan baik dari arah Tegala Kalapa menuju Cadika atau sebaliknya.

Melansir dari Tintahijau.com, kondisi ini mengakibatkan ketersendatan akses kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Pada Senin (15/8/2022) sebuh kendaraan jenis Mazda terjebak tanah merah yang menutupi jembatan penghubung akses jalan. Kondisi itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB yang mengakibatkan antrian kendaraan. 

Beruntung, upaya petugas dan warga mengevakuasi kendaraan yang mogok berhasil sekitar pukul 07.00 WIB.

Sementara masih dalam proses pengerjaan, diimbau pengendara roda empat tidak melintas di jalur tersebut. Sebaliknya, mereka yang hendak menuju Subang Kota dari daerah Cicadas bisa mengambil Jl. Arief Rahman Hakim atau Ciereng. ***

Baca Juga: Saung Empang, Kuliner Subang Dengan Konsep Lesehan Diatas Perahu

Load More