SUBANG - Arus lalu lintas di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kabupaten Subang mengalami kepadatan karena adanya proyek perbaikan irigasi yang dilakukan oleh dinas terkait. Tak hanya macet, akibat perbaikan ini kondisi badan jalan licin dan kotor akibat tanah merah yang ada di sekitar lokasi.
Kepadatan arus lalu lintas ini terjadi pada pagi hari atau saat jam masuk kantor. Selain badan jalan terganggu proyek perbaikan, ini juga disebabkan padatnya kendaraan warga yang melintas.
Kondisi demikian juga terjadi pada sore atau jam pulang kantor. Macet kerap terjadi di lokasi perbaikan irigasi tepatnya di depan SMAN 1 Subang.
Berdasarkan pengamatan, perbaikan irigasi itu terpaksa membelah bahu jalan. Akses jalan di lokasi itu diberlakukan satu arah.
Pihak proyek membuat jembatan darurat sebagai penyebrang kendaraan baik dari arah Tegala Kalapa menuju Cadika atau sebaliknya.
Melansir dari Tintahijau.com, kondisi ini mengakibatkan ketersendatan akses kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Pada Senin (15/8/2022) sebuh kendaraan jenis Mazda terjebak tanah merah yang menutupi jembatan penghubung akses jalan. Kondisi itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB yang mengakibatkan antrian kendaraan.
Beruntung, upaya petugas dan warga mengevakuasi kendaraan yang mogok berhasil sekitar pukul 07.00 WIB.
Sementara masih dalam proses pengerjaan, diimbau pengendara roda empat tidak melintas di jalur tersebut. Sebaliknya, mereka yang hendak menuju Subang Kota dari daerah Cicadas bisa mengambil Jl. Arief Rahman Hakim atau Ciereng. ***
Baca Juga: Saung Empang, Kuliner Subang Dengan Konsep Lesehan Diatas Perahu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral! Ditanya Cita-cita, Bupati Cianjur: Cepat Meninggal Masuk Surga, Lieur di Dunia
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
SF Hariyanto Sering Disebut, Diminta Dihadirkan dalam Sidang Abdul Wahid