PURWASUKA - Apa kalian pernah menahan Buang Air Kecil (BAK)? Jika pernah, ternyata dampak sering menahan BAK bisa mempengaruhi kesehatan tubuh.
Sayangnya, hal tersebut jarang diketahui. Salah satu dampak sering menahan BAK sendiri yakni Infeksi Saluran Kemih atau ISK.
Dilansir dari banyak sumber, berikut dampak sering menahan BAK bagi kesehatan tubuh yakni:
1. Batu Ginjal - Saat kita begitu sering menahan buang air kecil, maka menyebabkan mineral, kalsium maupun natrium yang terkandung dalam cairan atau urine bertumpuk.
Sehingga, tumpukan ini nantinya akan membentuk batu ginjal. Jika batu ginjal masih dalam ukuran kecil maka mengeluarkannya tidak mengakibatkan rasa sakit.
2. Infeksi Saluran Kemih (ISK) - Infeksi Saluran Kemih (ISK) diakibatkan penumpukan kotoran, limbah maupun racun yang berada di saluran kemih. Ketika kita sering menahan kencing, berarti membiarkan cairan atau urine tertahan di saluran kemih.
Seperti yang kita tau, urine memiliki kandungan mineral dan lainnya, maka jika kita terus menahannya hingga berjam-jam akan mendukung pertumbuhan buang air kecil dengan cepat di saluran kemih.
3. Sakit Pinggang - Menahan buang air kecil juga bisa membuat sakit pinggang. Sebab, saat kantung kemih terisi penuh dengan urine, maka syaraf akan memberikan tanda untuk buang air kecil atau kencing.
Namun, ketika kita menahannya maka akan mengakibatkan tidak hanya nyeri pada perut tetapi juga bisa menjalar sampai pinggang, sehingga mengakibatkan sakit pinggang. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP
-
Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun