Karawang - Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana meminta warga Kabupaten Karawang untuk mewaspadai virus cacar monyet atau yang dikenal juga dengan monkeypox.
Bupati menjelaskan bahwa cacar monyet merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan virus hewan ke manusia. Virus ini awalnya ditularkan melalui binatang khususnya monyet, tikus, tupai, dan gambia, demikian dikutip melalui akun Instagram miliknya.
Cellica menegaskan, pencegahan penularan cacar monyet bisa dengan cara menghindari kontak erat dengan pasien yang terinfeksi, yakni cakaran atau gigitan hewan terutama monyet, tikus, tupai dan gembia.
"Mari jaga kesehatan dan kebersihan agar kita terhindar dari Cacar Monyet. Hingga saat ini masih belum ditemukan Cacar Monyet. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah Ta'ala, Aamiin Aamiin Ya Rabbal Alamin,” tulisnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Karawang, dr. Endang Suryadi mengatakan, pihaknya meminta agar warga dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran virus apa pun, termasuk cacar monyet.
Lanjut Endang, gejala monkeypox diantaranya yakni sakit kepala, demam akut, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri otot, asthenia, sakit punggung, hingga munculnya cacar.
Pemerintah juga mengingatkan agar warga menghindari kerumuman dan disarankan tidak bepergian ke negara yang penduduknya terpapar monkeypox.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Mau Mudik Nyaman Tanpa Banyak Beban? Pertamina Bagi-bagi THR Ratusan Ribu Menjelang Lebaran
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
7 Pilihan Sleeper Bus Terbaik Buat Mudik, Aman dan Fasilitasnya Komplet