PURWASUKA - Ada sejumlah jenis saluran air hujan di atap genteng rumah yang mesti kalian ketahui. Mengingat saat ini sudah masuk musim hujan.
Beberapa jenis saluran air hujan di atap genteng rumah tersebut mesti kalian perhatikan agar air tidak menggenang di atap rumah. Lalu apa sajakah itu?
Dilansir dari banyak sumber, berikut beberapa jenis saluran air hujan di atap rumah yakni:
1. Saluran Air Hujan dari Beton Cor - Jenis saluran air ini biasanya digunakan pada banyak rumah dan bangunan. Saluran air jenis ini memerlukan perencanaan yang tepat bersamaan dengan perencanaan desain bentuk atap.
Sebab, saluran beton cor perlu waktu yang lebih lama dalam pembuatannya karena harus dicor dan dikeringkan terlebih dahulu sebelum bisa digunakan.
2. Saluran Air Hujan dari Seng - Saluran air hujan dari material seng merupakan jenis yang paling umum digunakan di Indonesia.
Tak hanya harganya yang relatif murah, saluran air ini juga mudah dibentuk. Selain itu, saluran air ini juga praktis diaplikasikan karena cepat dikerjakan dan bisa fleksibel mengikuti bentuk atap.
3. Saluran Air Hujan Karpet - Saluran air hujan ini terbuat dari lembaran sejenis plastik dengan bobot yang ringan. Harganya juga cenderung lebih murah sehingga dapat dijangkau banyak orang.
Sayangnya, jika sudah lama digunakan maka akan muncul robekan yang bisa menghancurkan saluran air atau talang karpet tersebut. Talang jenis ini sangat fleksibel tetapi tidak tahan terhadap pengaruh perbedaan cuaca. ***
Baca Juga: 4 Inspirasi dan Tips Healing dari Andrew White, Coba Yuk!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Sinopsis Film Backrooms: Teror Ruangan Kosong yang Penuh Gore dan Misteri
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit