/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 20:50 WIB
Ilustrasi telur ayam yang dijual di pasar. (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

KARAWANG - Harga telur di Kabupaten Karawang mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp 32 ribu per kilogram. Kenaikan ini terpantau di 17 pasar tradisional di kabupaten tersebut.

Terkait penyebab kenaikan harga telur ayam, Dinas Perdagangan Perindustrian Kabupaten Karawang masih mengkajinya. Namun berdasarkan data, kenaikan ini sudah terjadi dalam sepekan terakhir.

Sedangkan kenaikan harga bervariatif antara Rp31-32 ribu per kilogramnya. Hal ini dikatakan Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karawang, Geri Samrodi.

"Kenaikan harga telur ayam  sudah terjadi sejak sekitar sepekan terakhir," terangnya, Sabtu (27/8/2022).

“Sampai sekarang ini kami masih mengamati apakah kenaikan harga telur ayam itu akibat penyimpangan distribusi, atau ada penyebab lain," tambah Geri melansir dari Antara.

Dia menduga kenaikan ini bisa saja karena adanya penyimpangan distribusi komoditas telur ayam. Menurutnya, jatah yang seharusnya untuk Kabupaten Karawang didistribusikan ke daerah lain.

Sementara itu, sejumlah pedagang di wilayah Karawang menyebutkan kalau kenaikan harga telur ayam sudah terjadi sejak sekitar sepekan terakhir.

Dari sebelumnya Rp27 ribu per kilogram kini mencapai Rp31-32 ribu per kilogram.

Para pedagang berharap agar pemerintah segera turun tangan mengatasi kenaikan harga telur ayam. Sebab mereka merasakan dampak kenaikan harga itu, di antaranya pembeli kebanyakan mengurangi jumlah pembelian telur ayam.*** 

Baca Juga: Gebyar Paten di Kecamatan Tegalwaru, Wabup Karawang: Antusiasnya Luar Biasa

Load More