KARAWANG - Pencarian terhadap delapan anak buah kapal (ABK) KM Sida Rahayu yang hilang di perairan Laut Jawa di Kabupaten Karawang masih terus dilakukan tim SAR gabungan. Hingga hari ini, Senin (29/8/2022) delapan ABK tersebut masih belum ditemukan.
Kepala SAR Bandung, Jumaril menerangkan, pada pencarian hari ini, sekitar Pukul 14.17 WIB RIB 03 Jakarta menemukan serpihan badan kapal yang diduga KM Sida Rahayu pada koordinat 5°27.080'S 107°04.154'E dan 5°29.367'S 106°58.566'E.
"Selain itu pada Pukul 15.50 WIB KN SAR Wisnu tiba pada koordinat 5°52,995'S 106°59,114'E dan menemukan kapal yg diduga KM Sida Rahayu 3 dalam keadaan mengapung dan terbalik serta menurunkan rubber boat utk melakukan pengecekan kapal tersebut," katanya, Senin (28/8/2022).
Dia menerangkan, pada hari ketiga ini tim SAR gabungan sengaja memperluas pencarian. Hal ini guna memudahkan pencarian delapan ABK yang menjadi korban.
“Strategi pencarian hari ketiga ini yang pertama kami akan memperluas area pencarian menjadi 1.017 NM² dibandingkan dengan luas area pencarian pada hari sebelumnya yaitu sekitar 571 NM², selain itu juga keterlibatan alut dan personel yang akan dimaksimalkan," katanya.
“Selain KN SAR Wisnu, kami juga mengupayakan pergerakan dari KN 206 Bandung, RIB 03 Jakarta, RIB 01 Bandung dan LCR untuk memperkuat pencarian oleh KN SAR Wisnu di beberapa titik area pencarian” tambah Jumaril.
Jumaril menerangkan, tim SAR Gabungan yang berada di Posko aju Tanjung Sedari Karawang telah melaksanakan briefing kekuatan personel dan SOP petunjuk kerja dengan rencana pencarian.
Kemudian, RIB 03 Jakarta melakukan penyapuan ke search area dengan luas area pencarian 64 NM, RIB 01 Bandung akan disiagakan di Eretan Indramayu dan LCR Kantor SAR Bandung melakukan penyisiran Pantai Tanjung Sedari ke arah barat dengan area pencarian 20 Nm.
"Jika korban ditemukan akan di evakuasi ke KN SAR Wisnu dan di bawa ke Pelabuhan Marunda Jakarta untuk proses identifikasi oleh pihak berwenang," pungkasnya. ***
Baca Juga: Tim SAR Masih Cari 8 ABK KM Sida Rahayu yang Hilang di Laut Jawa Karawang
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Nasib Sial Kevin Diks: Dibekap Cedera, Gladbach Terancam Degradasi
-
5 Body Lotion Marina untuk Mencerahkan Kulit, Harga Mulai Rp12 Ribuan
-
Ingin Otak Lebih Fokus? Sains Temukan Fakta Mengejutkan dari Kebiasaan Membaca Huruf Hijaiyah
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
5 Mobil Bekas Keren Pilihan Keluarga: Kabin Nyaman, Irit dan Muat Banyak
-
Benarkah Beli Mobil Mewah Tahun Tua Cuma Bikin Susah? Simak Deretan Faktanya
-
5 Motor Listrik Bekas Jarak Tempuh Jauh, Torsi Besar Cocok untuk Tanjakan
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP