Indramayu - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DISDUK-P3A) Kabupaten Indramayu terus mengkampanyekan 3 Zero kepada generasi milenial di Kabupaten Indramayu.
Kampanye 3 Zero kali ini menyasar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berada di wilayah bagian barat Kabupaten Indramayu.
Hal tersebut disampaikan dalam workshop remaja dengan tema Optimalisasi Generasi Milenial Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, dan Pernikahan Dini/Sex Pra Nikah yang diselenggarakan di Gedung Pertemuan Muhammadiyah Kandanghaur pada Selasa (30/08/2022).
Dalam workshop generasi milenial itu dihadiri Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DISDUK-P3A Kabupaten Indramayu Cicih Sukarsih serta Penyuluh Narkoba Ahli muda Yusdian Abdi Perdana.
Cicih mengatakan, kampanye 3 Zero yaitu No Napza, No Pernikahan Dini, dan No Seks Pra nikah sangat penting sebagai bentuk penyelematan generasi muda karena generasi muda saat ini merupakan calon pemimpin di masa yang akan datang.
“Generasi muda saat ini adalah calon pemimpin masa depan, sehingga perlu kita lindungi dari berbagai bahaya pergaulan bebas. Bahaya yang ditimbulkan diantarnya adalah berbagai penyakit yang diakibatkan oleh perilaku seks pra nikah serta narkoba," ungkap Cicih.
Sementara itu, Yusdian mengungkapkan bahaya narkoba sangat luar biasa, tidak hanya berdampak bagi kesehatan namun juga bagi kehidupan sosial.
Yusdian mengajak generasi milenial untuk bersih dari narkoba denagan melakukan beberapa hal seperti membangun komunikasi yang baik dengan keluarga, selektif memilih teman, aktif pada kegiatan positif di sekolah.
Dalam workshop tersebut hadir juga Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang menyerukan agar tidak mendekati narkotika ataupun pernikahan dini dan sex pra nikah.(*)
Baca Juga: Bupati Indramayu Minta Pelajar Tidak Terjerumus Pergaulan Bebas dan Narkotika
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra