INDRAMAYU – Media sosial digegerkan dengan aksi seorang kakek asal Indramayu, Jawa Barat, yang mengemis di jalanan. Dari hasil mengemis ini, kakek yang tidak disebutkan namanya itu bisa menghasilkan uang sekitar Rp9 juta dalam sebulan.
Seperti diketahui, penghasilan kakek ini diketahui usai dirinya diamankan aparat Satpol PP Kabupaten Indramayu. Ia terpaksa diamankan karena ulahnya dalam mengemis tak lazim. Misalnya memukul-mukul kaca mobil pengendara jika tak diberi uang.
Atas laporan warga, Satpol PP Kabupaten Indramayu pun bergerak cepat. Para petugas tak lama kemudian berhasil mengamankan si kakek di lokasi biasa dirinya mengemis, yakni di Lampu Merah Waiki Indramayu.
Bahkan dalam sebuah video yang viral di media sosial, ia terpantau kerap memaksa pengguna jalan agar memberi uang. Jika tidak diberi, maka ia akan menggedor-gedor kaca mobil pengendara.
Dari pengakuan si kakek, dirinya bisa mendapatkan penghasilan uang hingga Rp300 ribu per hari. Maka jika dirata-ratakan, sebulan bisa mencapai Rp9 juta.
Pendapatan si kakek diketahui usai petugas Satpol PP memaksanya menghitung uang yang ada di dalam tas miliknya.
"Ayo diitung, di tasnya masih ada," ucap seorang petugas Satpol PP, seperti dikutip dari pikiranrakyat.com.
Petugas lainnya kemudian menanyakan berapa penghasilan yang bisa didapat si kakek dalam sehari mengemis. Dari pengakuannya, ia bisa menghasilkan uang Rp300 ribu dalam sehari. "Sehari Rp300.000," kata si kakek.
Menurutnya, penghasilannya dalam mengemis di Indramayu lebih sedikit dibanding saat dirinya mengemis di Jakarta. Saat masih di Jakarta, si kakek mengaku bisa menghasilkan uang Rp1,5 juta dalam sehari.
Baca Juga: 2 Orang Tewas Dalam Insiden Laka Truk Pengangkut Air Minum Kemasan di Jalur Gentong Tasik
Di kesempatan tersebut, petugas Satpol PP pun menasihati si kakek agar tidak mengulangi perbuatannya memukul-mukul kaca mobil pengendara jika tak diberi uang. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Berjuang Hingga Dini Hari, Ojol di Makassar Ungkap Pahitnya Data Pertumbuhan Ekonomi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
Piala Dunia dan Gen Z: Ketika Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Sementara
-
Blu-ray Drakor Perfect Crown Dibatalkan, Imbas Dugaan Distorsi Sejarah
-
Pria Tega Perintahkan Istri Buang Bayi Masih Diburu Polisi