KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang telah meluncurkan infoloker online guna memudahkan masyarakat mencari pekerjaan tanpa harus datang ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)
Kepala Disnakertrans Karawang, Asip Suhendar mengatakan, infoloker online sebagai bagian dari peningkatan pelayanan terhadap masyarakat khususnya para pencari kerja. Menurutnya, melalui aplikasi ini pencari bisa mengaksesnya dimana saja.
Meski demikian, untuk bisa mencari pekerjaan di infoloker online ini syaratnya yakni telah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kabupaten Karawang. Sedangkan, terkait jumlah pekerja yang diterima itu sepenuhnya wewenang perusahaan.
"Kami tidak berhak memploting persentase agar mayoritas pencari kerja yang diterima adalah warga Karawang, karena itu wewenang pihak perusahaan. Kami hanya membatasi kalau uang bisa mengakses infoloker online adalah warga yang ber-KTP Karawang," ujar Asip.
Asip menerangkan, informasi lowongan kerja yang dipublikasi oleh infoloker online berasal dari data perusahaan yang tengah membutuhkan tenaga kerja. Data yang tersimpan kemudian, dipublikasikan kembali oleh Disnakertrans Kabupaten Karawang.
Menurutnya, terkait jumlah lowongan kerja yang diperlukan sepenuhnya wewenang perusahaan. Pihak Disnakertrans hanya memfasilitasinya saja.
"Untuk penentuan penerimaan pekerja, sepenuhnya wewenang pihak perusahaan, bukan dari Disnakertrans," terang Asip.
Sementara itu, Kepala Desa Mulyasari, Margono meminta kepada dinas terkait soal penerimaan tenaga kerja sepenuhnya dikoordinir oleh pemerintah desa. Sehingga, penyerapan tenaga kerja asal desa setempat yang dekat perusahaan bisa diprioritaskan.
Menurut Margono, saat ini banyak warga yang mengeluhkan susah mengakses infoloker online. Sehingga banyak warganya tidak mendapatkan pekerjaan meski dekat dengan perusahaan atau kawasan industri.
Baca Juga: Kades di Karawang Minta Rekrutmen Pekerja Dikoordinir Pemdes, Begini Respon Pemkab
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menerangkan diluncurkannya infoloker online ini agar bisa mengatasi praktik percaloan dalam proses penerimaan tenaga kerja .
"Sekarang infoloker online itu sedang tahap perkembangan," katanya melansir dari Antara.
Data Disnakertrans Karawang menyebutkan dari ribuan perusahaan yang ada di Karawang, hanya 184 perusahaan yang melakukan rekrutmen tenaga kerja melalui infoloker online yang telah disediakan Disnaker Karawang. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran