JAKARTA – Mabes Polri telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus obstruction of justice atau menghalang-halangi penyidikan atas kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Dari tujuh orang tersangka tersebut, satu orang merupakan perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen). Ia adalah Hendra Kurniawan.
Tak hanya karena pangkatnya yang paling tinggi setelah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra pun menjadi perhatian public karena gaya hidupnya yang terbilang mewah.
Siapa sebenarnya Brigjen Hendra Kurniawan dan bagaimana perjalanan karirnya di institusi kepolisian tersebut?
Sorotan terhadap Brigjen Hendra Kurniawan ini pertama kali dilontarkan anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan dalam rapat dengar pendapat dengan Kompolnas, Komnas HAM dan LPSK pada 22 Agustus 2022 lalu.
Saat itu, politisi PDI Perjuangan tersebut melontarkan pernyataan bahwa Brigjen Hendra kerap gonta-ganti mobil mewah.
Sontak saja pernyataan Arteria Dahlan ini menjadi perhatian anggota DPR RI lainnya. Apalagi pernyataan tersebut dilontarkan di depan public.
"Saya akhirnya bicara ke person-lah, bagaimana seorang Karopaminal dengan gaya hidup seperti itu. Padahal itu adalah serambi mukanya untuk integritas Polri, Kompolnas sikapnya seperti apa selama ini, ini hanya bagian-bagian kecil, nanti saya bisa ngomongin satu-satu tapi contohlah," ujar Arteria dikutip dari Tempo.co.
Rupanya tudingan gaya hidup mewah Brigjen Hendra ini tak terbantahkan. Bahkan, istri Brigjen Hendra Kurniawan pun mengakuinya.
Baca Juga: Total 7 Perwira Polri Jadi Tersangka Obstruction of Justice, Ini Identitasnya
Seali Syah menyebut bahwa suaminya (Brigjen Herndra) kerap gonta-ganti mobil. Dia pun menyatakan telah bertemu dengan Arteria dan meminta maaf atas gaya hidup mewah mereka.
Seali juga menyatakan bahwa Hendra sebenarnya hanya terbawa gaya hidupnya setelah mereka menikah pada 2019 lalu.
"Ini sih aku yes. Bener kok 'setelah menikah' kerap gonta-ganti mobil," tulis Seali di Instagram Story pada Rabu, 24 Agustus 2022.
"Aku tadi ketemu Bang Arteria. Aku minta maaf sama beliau. Tidak bisa mengingatkan suami untuk sesuaikan dengan jabatannya sebagai polisi," tulisnya.
Diketahui, Brigjen Pol Hendra Kurniawan merupakan seorang perwira tinggi Polri lulusan Akpol tahun 1995. Pria yang berpengalaman dalam bidang Propam ini dimutasi sebagai Pati Yanma Polri pada tanggal 20 Juli 2022 usai diduga kuat terlibat dalam obstruction of justice.
Dikutip dari Wikipedia, berikut beberapa jabatan dan tanda jasa yang pernah diemban Brigjen Hendra:
Tag
Berita Terkait
-
Total 7 Perwira Polri Jadi Tersangka Obstruction of Justice, Ini Identitasnya
-
Penampakan Foto Jasad Brigadir J Usai Dihabisi Nyawanya Oleh Ferdy Sambo CS, Begini Kata Komnas HAM
-
Terlibat Menghalangi Penyidikan Kasus Brigadir J, Nasib Kompol Chuk Putranto Sebagai Anggota Polri Berada Diujung Tanduk
-
4 Potret Rumah Dinas Ferdy Sambo, Ada Tempat Eksekusi Brigadir J
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Review Film Apex: Metafora Duka dalam Pertarungan Brutal di Alam Terbuka
-
Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak
-
Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik
-
Promo Indomaret Hari Ini 30 April 2026, Hemat hingga 30 Persen
-
Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Warga Lombok Menjerit: Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Melonjak
-
SMBR Dorong Tukang Jadi Influencer Konstruksi Lewat Akademi Jago Bangunan di OKI
-
5 Rekomendasi Bedak yang Tidak Waterproof, Mudah Dibersihkan dan Tak Menyumbat Pori
-
Tren Pernikahan 2026, Intimate Wedding dan Destinasi Unik Makin Diminati
-
Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA, KPK Bakal Periksa Eks Direktur PT Bukaka