Subang - Penandatanganan kerjasama Program Pendidikan Formasi (D1-D4) antara Politeknik Sahid Pariwisata Jakarta dan LP3 SIHI berlangsung di Kampus LP3 SIHI Subang, pada Rabu (14/9/2022).
Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, Kepala Disnakertrans Subang dan Kasi Kursus dan Pelatihan Disdikbud Kabupaten Subang.
Direktur Lembaga LP3 SIHI, Abdul Malik Kaokab menyampaikan bahwa kerjasama tersebut dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata.
Pihaknya berharap dengan kerjasama itu mampu menjadikan lulusan SIHI menjadi semakin kompeten dan mampu bersaing di bidang pariwisata dan perhotelan, baik di Indonesia maupun mancanegara.
Sementara itu, Dr. Derinta Etas selaku Wadir I Bidang Akademik Politeknik Sahid Pariwisata mengatakan bahwa kerjasama tersebut adalah implementasi kolaborasi sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Kasi Kursus dan Pelatihan Disdikbud Subang Drs. H. Dudi Abdul mengungkapkan bahwa Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) adalah pendidikan non formal yang ada dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Saat ini, jumlah LKP yang ada di Kabupaten Subang sebanyak 65 lembaga yang terdiri dari berbagai program, seperti perdagangan, pelayaran, bahasa, menjahit, dan pariwisata.
Dudi juga menyampaikan, tujuan dari LKP adalah untuk meningkatkan kesejahteraan serta mengurangi angka pengangguran sebanyak 1000 orang pertahunnya.
Disaat yang sama, Wakil Bupati Subang mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Sahid dan LP3 SIHI atas kerjasamanya untuk meningkatkan kualitas SDM di dunia pariwisata dan perhotelan.
Baca Juga: Pemkab Subang Bersama Antara Digital Media Kerjasama Penerapan Smartax 365
Dengan banyaknya potensi di bidang pariwisata, Kabupaten Subang membutuhkan SDM yang berkompeten mengenai pariwisata, sehingga bisa dikelola dengan baik.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat