/
Kamis, 15 September 2022 | 09:06 WIB
Sejarah pembuatan dan penggunaan Sandal.

Purwasuka - Sandal adalah alas kaki yang terbuka pada bagian jari kaki dan tumit. Ada pula sandal selop dengan penutup di bagian jemari dan punggung telapak kaki, tetapi terbuka di bagian pergelangan kaki dan tumit.

Sandal menjadi alas kaki yang paling banyak digunakan oleh manusia, dan ternyata sandal telah ada sejak zaman purba kala.

Selain itu, sandal juga sudah digunakan pada kerajaan masa konu sejak 10.000 tahun yang lalu. Berikut ini sejarah perkembangannya;

Sandal telah digunakan sekitar 10.000 tahun yang lalu di Benua Amerika, yaitu pada suku primitif Anasazi yang merupakan suku Indian yang hidup di bawah pegunungan dan tebing-tebing.

Pada masa suku Anasazi tersebut telah menggunakan sandal yang terbuat dari serat tanaman yucca yang sejenis semak. Yucca dianyam dengan tangan untuk digunakan sebagai alas kaki.

Kemudian pada jaman Sumeria, yaitu bangsa kuno di wilayah Mesopatamia, atau sekarang dikenal dengan negara Irak.

Sekitar 6000 sebelum Masehi, para pengrajin alas kaki di Sumeria tersebut membuat sandal yang terbuat dari kulit hewan.

Pada masa Raja Menes di Mesir kuno pada tahun 3100 SM, sandal dibuat dari bahan kulit hewan, kayu, dan serat dari pohon palem.

Sementara itu, sandal di zaman Yunani kuno dipakai oleh para filsuf dan aktor yang terbuat dari daun dedalu yang dikenal sandal Kothumus atau sandal bertelapak tebal.

Baca Juga: Bocah di Gunungkidul Ini Pilih Pulang Sekolah Tanpa Alas Kaki, Alasannya Bikin Haru

Pada masa kekaisaran Romawi kuno tahun 100-50 SM, sandal juga digunakan para gladiator. Mereka memakai sandal yang terbuat dari kulit dan warna sandal menjadi ukuran status seseorang.

Kemudian sandal telah berkembang tahun 294 hingga 1192 di Jepang. Sandal terbuat dari kayu yang tingginya hingga 5 sentimeter, dengan tujuan agar kain kimono tidak terkena tanah.

Pada zaman modern, sekitar awal abad ke-20, sandal sudah dibuat dari bahan kulit dan ada juga yang terbuat dari karet, dan selanjutnya terus berkembang hingga saat sekarang.(*)

Load More