/
Sabtu, 17 September 2022 | 18:21 WIB
Sejumlah warga Kampung Cigempol keracunan gas Klorin di Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini)

KARAWANG - Puluhan warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang mengalami keracunan akibat gas klorin dari pabrik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II pada Rabu (14/9/2022) lalu.

Adanya peristiwa ini, seorang aktivis lingkungan Nace Permana mengajak warga korban keracunan untuk menggugat pabrik tersebut. Menurutnya, akibat keracunan itu warga yang menjadi korban sangat dirugikan.

"Peristiwa keracunan yang dialami warga akibat gas pabrik PT Pindo Deli sudah terjadi berkali-kali. Tentu warga sangat dirugikan atas kejadian itu," ujarnya, Sabtu (17/9/2022).

Dia menerangkan, bahwa peristiwa keracunan tersebut bukan jadi yang pertama. Namun sudah terjadi beberapa kali dari tahun 2016 lalu. Namun yang terparah terjadi pada tahun 2018 lalu mengakibatkan banyak warga keracunan.

Ketika itu pun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang menutup sementara operasional pabrik tersebut. Hal tersebut karena dianggap telah lalai hingga munculnya korban warga.

Nace menilai, sudah waktunyab warga yang menjadi korban menggugat pabrik tersebut. Mengingat, keracunan itu tentu merugikan masyarakat setempat.

Bahkan, dalam ketentuan perundang-undangan, masyarakat berhak mengajukan gugatan atas kerugian materi maupun immateri yang dialami.

Dia berharap agar aparat penegak hukum dan pemerintah menindak tegas pihak Pindo Deli II, karena peristiwa keracunan akibat gas pabrik itu sudah terjadi berulang-ulang kali.

“Dalam ketentuan perundangan-undangan tentang lingkungan hidup sudah jelas, ketika perusahaan mengakibatkan kerugian lingkungan, maka harus ada tindakan hukum," terang Nace mengutip dari Antara.

Baca Juga: Kapolres Karawang Kabulkan Bumil Ngidam Naik Mobil Patroli Polisi

Sebelumnya diketahui, puluhan warga Kampung Cigempol dilarikan ke Rumah Sakit Rosela setelah mengalami keracunan gas klorin dari PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II.

Ada sebanyak 36 warga yang keracunan hingga harus dirawat di rumah sakit. Selain itu, ada juga belasan warga lainnya yang mendapat perawatan di klinik desa. ***

Load More