JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menjelaskan soal penarikan Mie Sedaap dari pasaran di Hong Kong usai adanya temuan kandungan pestisida dalam produk Indonesia tersebut.
Seperti diketahui, residu pestisida etilen oksida (EtO) ditemukan pada mi kering, bubuk cabe, dan bumbu Mie Sedaap.
Penarikan tersebut, kata BPOM, setelah sebelumnya terdeteksi adanya residu pestisida etilen oksida (EtO) dalam produk Mie Sedaap. Kandungan itu tidak sesuai dengan peraturan di Hong Kong.
Selama ini, EtO dikenal sebagai pestisida yang digunakan untuk fumigasi. Temuan residu EtO dan senyawa turunannya (2-Chloro Ethanol/2-CE) dalam pangan merupakan emerging issue (isu baru) yang dimulai dengan notifikasi oleh European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) pada tahun 2020.
Menurut BPOM, produk mi instan yang ditarik di Hong Kong berbeda dengan produk bermerek sama yang beredar di Indonesia. Produk yang beredar di Indonesia, disebutkan telah memenuhi persyaratan yang ada.
BPOM menyatakan terus memantau perkembangan terbaru terkait peraturan dan standar keamanan pangan internasional. Selain itu, BPOM juga melakukan sampling dan pengujian untuk mengetahui tingkat kandungan senyawa tersebut pada produk dan tingkat paparannya.
"BPOM secara terus-menerus melakukan monitoring dan pengawasan pre-market dan post-market terhadap sarana dan produk yang beredar," tulis mereka dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat (30/9/2022).
"Hal ini untuk perlindungan terhadap kesehatan masyarakat dan menjamin produk yang terdaftar di BPOM dan beredar di Indonesia aman dikonsumsi," jelas BPOM dikutip Kompas.com. (*)
Baca Juga: Inovasi Kerajinan Keramik Plered Purwakarta Tarik Pasar Dalam dan Luar Negeri
Berita Terkait
-
Mi Sedap Ditolak Pemerintah Hongkong Karena Kandungan Etilen Oksida, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan
-
Kata BPOM RI Soal Mie Sedaap Ditarik Pemerintah Hongkong karena Mengandung Pestisida, Produk di Indonesia Aman?
-
Mie Sedaap Korean Spicy Chicken Ditarik dari Hong Kong karena Mengandung Pestisida, Bagaimana di Indonesia?
-
Heboh Mie Sedaap Korean Spicy Chicken Ditarik di Hong Kong, Berikut Fakta-fakta yang Harus Diketahui
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Siaga di Parangtritis, SAR Antisipasi Lonjakan Wisawatan Padusan Jelang Ramadan 2026
-
Jejak Jokowi soal UU KPK Terbongkar, 5 Fakta Bantah Klaim Lempar Tangan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Cak Imin, Gus Ipul, dan Kepala BPS Bahas Akurasi Data PBI
-
6 Shio Paling Hoki di Hari Imlek 17 Februari 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Prioritaskan Pedagang dari Warga Lokal, Ratusan Lapak Siap Meriahkan Kampung Ramadan Jogokariyan
-
Kapan THR PNS 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwalnya
-
Misteri Gelap Buku Hitam
-
Hyundai Beri Penjelasan Masih Pasarkan Stargazer Model Lama Meski Ada Model Baru
-
Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia