PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat mengimbau masyarakat Jawa Barat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Terutama untuk masyarakat yang tinggal di 12 kabupaten dan kota di Jawa Barat yang rawan terhadap banjir dan longsor.
Hal ini berdasarkan prakiraan dampak hujan lebat di Jawa Barat yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.
Prakiraan dampak hujan lebat wilayah Jawa Barat yang dirilis BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Jumat, 14 Oktober 2022).
Dalam rilis dampak hujan tersebut disebutkan 12 kabupaten dan kota di Jawa Barat masuk level siaga banjir, longsor dan bencana lainnya dampak dari hujan lebat.
Selain banjir dan longsor, bencana dari dampak hujan lebat lainnya yakni guguran bebatuan atau erosi tanah dan sebagainya.
Berikut kabupaten dan kota yang berpotensi dilanda bencana dampak dari hujan lebat diantaranya;
Level Siaga
1. Kabupaten Bogor
2. Kota Bogor
3. Kabupaten Bandung Barat
4. Kabupaten Ciamis
5. Kota Tasikmalaya
6. Kabupaten Cirebon
7. Kota Bogor
8. Kabupaten Purwakarta
9. Kota Bekasi
10. Kabupaten Tasikmalaya
11. Kabupaten Majalengka
12. Kabupaten Kuningan***
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Jadi Bulan-bulanan Warganet Usai Bela Iwan Bule
Sumber:
BMKG Pusat
Berita Terkait
-
12 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat ini Siaga Banjir dan Longsor serta Bencana Lainnya Dampak dari Hujan Lebat
-
Masyarakat Banyuwangi, Jember dan Lumajang Diminta Waspada Ancaman Bencana Likuifaksi
-
Penampakan Luapan Sungai Cisuda Sukabumi, Warga Berharap Bencana Februari 2022 Tak Terulang
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi di Wilayah Timur Aceh
-
Petugas Hingga Peralatan Darurat Disiapkan Mataram Untuk Mewaspadai Bencana Musim Hujan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial
-
Stok Beras BULOG Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah
-
WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis
-
Di Balik Narasi 'Kecerdasan Bukan dari Sekolah': Mengingatkan Kembali Tanggung Jawab Negara
-
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
-
Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Mensesneg Minta Masyarakat Tak Lakukan Aktivitas yang Picu Kebakaran
-
Kabel Listrik Bermasalah, Ratusan Jaecoo J7 Kena Recall