PURWASUKA- Teman Lesti Kejora, Adie Kusuma Wijaya atau populer sebagai Adi DA kecewa berat atas keputusan Lesti Kejora yang telah mencabut laporan KDRT dan berdamai dengan suaminya, Rizky Billar.
Adi DA kecewa berat karena Lesti Kejora dianggap dibutakan oleh cinta sehingga memilih mencabut laporan KDRT dan berdamai dengan Rizky Billar.
Selain itu, Adi DA kecewa karena Lesti Kejora tak berpikir panjang soal resiko mengalami KDRT kembali oleh Rizky Billar.
“Banyak DM masuk di IG yang berkomentar tentang kekecewaan warganet atas keputusan Lesti Kejora mencabut laporan dan rujuk,yang tadinya banyak orang peduli, kasian dan mensupport penuh Lesti Kejora atas kasus KDRT yang dialami,” kata Adi DA dilansir PURWASUKA dari Instagram @adi_dacademy1 diunggahnya pada Senin, 17 Oktober 2022.
“Tapi sekarang akibat Lesti Kejora mencabut laporannya itu, warganet yang tadinya simpatik berubah seketika menjadi kekecewaan dan murka. Saya pun jujur takut kedepannya bakal terjadi lagi, tapi yah kita lihat saja kedepannya ya,” sambung dia.
Adi DA alias Adie Kusuma Wijaya mengklaim memahami kekecewaan publik atas keputusan Lesti Kejora atau Lestiani tersebut. Warganet dan dirinya bukan berarti mendukung dua pasangan fenomenal tersebut bercerai.
Namun kembali lagi karena khawatir resiko tindakan kekerasan yang akan berulang kembali. Adanya surat perjanjian diatas materai pun tidak akan menjamin kekerasan tidak terulang lagi.
“Alasannya bukan berarti warganet itu senang atau men-support perceraian mereka, tapi mungkin lebih ke takutnya kekerasan itu akan terjadi lagi nanti,” kata dia.
“Mungkin itu alasannya karena warganet banyak yang sayang dengan Lesti Kejora,” tambah dia.
Baca Juga: Keluarga Dukung Penuh Keputusan Anne Ratna Mustika Gugat Cerai Dedi Mulyadi
Diakhir pernyataan Adie Kusuma Wijaya lantas mewanti-wanti haters dan seolah menyindir seseorang yang tak suka dengan penyataannya tersebut.
“Lepas dari memang semua itu hak dan urusannya Lesti Kejora, nah karena beritanya sudah viral. Jadi semua orang berhak untuk komentar baik positif ataupun negatif,” ucap dia. ***
Berita Terkait
-
Rizky Billar Akan Buktikan Ini Pada Keluarga Lesti Kejora
-
Digosipkan Sudah Tak Bersimpati ke Lesti Kejora, Inul Daratista: Aku Tidak Kecewa atau Hilang Simpati
-
Inul Daratista Klarifikasi terkait Gosip Buruk Hubungannya dengan Lesti Kejora
-
Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT Rizky Billar, Denny Darko: Jadi Awal Petaka, Perceraian?
-
Warganet Ramai Mengingatkan Ayah Lesti Kejora, Endang Mulyana Gara-gara Hal ini
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir