PURWASUKA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat meminta masyarakat waspada terhadap potensi hujan dan angin kencang yang diprediksikan terjadi pada malam hingga dini hari.
Hal ini sebagaimana imbauan dalam peringatan dini berupa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang disampaikan BMKG pusat berlaku hari ini (Minggu, 23 Oktober 2022).
Dalam rilis peringatan dini tersebut, BMKG pusat menyebutkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi di beberapa Kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Berikut wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya:
1. Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Sukabumi, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Pelabuhanratu, Simpenan, Cikakak, Bantargadung, Cisolok, Cikidang, Lengkong, Jampang Tengah, Warung Kiara, Cikembar, Cibadak, Nagrak, Parungkuda, Bojonggenteng, Kalapanunggal, Kabandungan, Waluran, Jampang Kulon, Ciemas.
2. Kabupaten Purwakarta
Di Kabupaten Purwakarta, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Campaka, Jatiluhur, Plered, Sukatani, Darangdan, Maniis, Tegalwaru, Wanayasa, Pasawahan, Bojong, Babakancikao, Bungursari, Cibatu, Pondoksalam, Kiarapedes.
3. Kabupaten Cianjur
Sedangkan di Kabupaten Cianjur, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Warungkondang, Cibeber, Cilaku, Ciranjang, Bojongpicung, Karangtengah, Mande, Sukaluyu, Sukanagara, Campaka, Takokak.
Meluas sampai Kadupandak, Pagelaran, Tanggeung, Cibinong, Sindangbarang, Agrabinta, Cidaun, Naringgul, Campakamulya, Cikadu, Gekbrong, Cijati, Leles, Haurwangi hingga daerah Pasirkuda.
4. Kabupaten Bandung
Lalu di Kabupaten Bandung, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Cileunyi, Cimenyan, Cilengkrang, Bojongsoang, Margahayu, Margaasih, Katapang, Dayeuhkolot, Pameungpeuk, Nagreg, Rancaekek, Kertasari, Baleendah.
5. Kabupaten Garut
Kabupaten Garut, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Kadungora, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Malangbong, Sukawening, Karangtengah, Cisurupan, Singajaya, Cihurip, Peundeuy, Pameungpeuk, Cisompet, Cibalong, Cikelet.
6. Kabupaten Tasikmalaya
Sementara di Kabupaten Tasikmalaya, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Cipatujah, Karangnunggal, Cikalong, Pancatengah, Cikatomas, Cibalong, Parungponteng, Bantarkalong, Bojongasih, Culamega, Bojonggambir.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Sore ini, Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat
7. Kabupaten Ciamis
Kabupaten Ciamis, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Cidolog, Cihaurbeuti, Lakbok, Banjarsari, Cimaragas, Sindangkasih, Purwadadi dan Banjarsari.
8. Kabupaten Cirebon
Kemudian di Kabupaten Cirebon, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Mundu, Plumbon, Weru, Kedawung, Gunung Jati, Kapetakan, Klangenan, Panguragan, Gegesik, Kaliwedi, Tengah Tani, Plered, Suranenggala, Jamblang.
9. Kabupaten Sumedang
Kabupaten Sumedang, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Wado, Jatinunggal, Darmaraja, Cisitu, Situraja, Conggeang, Paseh, Surian, Buahdua, Tanjungsari, Sukasari, Jatinangor, Rancakalong, Tanjungkerta, Tanjungmedar, Cimalaka.
Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Kabupaten Majalengka, Indramayu,Subang, Karawang, Bandung Barat,Pangandaran, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya.***
Berita Terkait
-
Peringatan Dini BMKG Sore ini, Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat
-
Peringatan Dini BMKG! Waspada 3 Hari Kedepan Wilayah Jabar Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasannya
-
Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Jawa Barat, Simak Dimana Saja!
-
BMKG; 3 Hari Kedepan Jawa Barat Diprediksikan Diterjang Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang
-
Akibat Hujan Deras, Sebagian Wilayah Kabupaten Bandung Terendam Banjir
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus
-
Status Hukum Masih Dikaji, Bareskrim Pertimbangkan Sidang Adat Toraja dalam Kasus Pandji
-
HP Gaming 5G Terbaik 2026? Poco X7 5G dan Poco M7 Pro 5G Tawarkan Performa Buas
-
24 Kode Redeem FC Mobile 26 Februari 2026: Selamat Tinggal TOTY, Welcome Capped Legends
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Gen Z Terjepit 'Sandwich Generation' Begini Strategi Prudential Siapkan Dana Mapan
-
Tanpa Bojan Hodak, Persib Tetap Optimistis Gilas Madura United di GBLA
-
Belajar dari China, Sampah Makanan MBG Berpotensi Jadi Biodiesel
-
MU Siap Redam Persib, Absennya Bojan Hodak Tak Dianggap Keuntungan
-
Era Baru Timnas Indonesia, Marc Klok Bicara Chemistry dan Filosofi Jelang FIFA Series 2026