PURWASUKA-Dua (2) kabupaten dan kota di Jawa Barat masuk dalam siaga bencana banjir dan longsor dampak dari hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.
Dua kabupaten dan Kota Jawa Barat yang masuk dalam siaga bencana banjir dan longsor tersebut yakni, Kabupaten Sumedang dan Kuningan.
Hal ini sebagaimana dalam rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat terkait dampak hujan di Jawa Barat.
Prakiraan dampak hujan lebat wilayah Jawa Barat yang dirilis BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Senin, 24 Oktober 2022).
Oleh sebab itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikapusat mengimbau masyarakat Jawa Barat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Khususnya di 2 kabupaten yang masuk level siaga banjir dan longsor serta ancamana bencana hidrometeorologi lainnya.
Berikut kabupaten dan kota yang berpotensi dilanda bencana dampak dari hujan lebat diantaranya;
Level Siaga
1. Kabupaten Sumedang
2. Kabupaten Kuningan. ***
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat, Herry Dermawan Berharap Obat Sirup Picu Gagal Ginjal Akut Segera Ditarik
Sumber:
BMKG Pusat
Berita Terkait
-
BMKG Stasiun Klimatologi Bogor: 16 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang
-
Prakiraan Cuaca Senin 24 Oktober 2022, Hujan Sepanjang Hari di Jawa Barat
-
Pagi Ini Surabaya Raya Cerah, Hujan Sedang hingga Deras Baru Mengguyur Siang sampai Malam Hari
-
Tidak Hanya Kurangi Macet, Tol Semarang - Demak Juga Berfungsi Mengatasi Banjir Rob
-
Prakiraan Cuaca Kaltim 24 Oktober 2022, Diperkirakaan Hujan Lebat Disertai Petir Terjadi di Siang sampai Sore Hari
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik