/
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 14:45 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Istimewa.)

PURWASUKA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah akan menambah jutaan stok vaksin Covid-19 pada akhir Oktober 2022.

Hal ini guna mengisi stok vaksin yang kosong di sejumlah daerah di Tanah Air. Ini juga, sambung Wiku sebagai langkah antisipasi melonjaknya kasus Covid-19 yang kerap terjadi pasca Natal dan Tahun Baru.

"Di tengah adanya kekurangan vaksinasi di berbagai wilayah kabupaten kota di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sedang penambahan jutaan stok vaksin pada akhir Oktober ini untuk mengisi stok vaksin di beberapa daerah," katanya pada Kamis (27/10/2022).

Dia mengatakan, langkah antisipasi ini dilakukan belajar dari tahun lalu ketika kasus Covid-19 kembali naik setelah Natal dan Tahun Baru.

Dengan begitu, diharapkan tidak akan terjadi kenaikan kasus Covid-19 kembali. Serta, diharapkan masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster bisa segera melengkapinya.

"Kurang lebih kita masih memiliki waktu dua bulan menuju perayaan Natal dan Tahun Baru atau Nataru," katanya melansir dari PMJNews.com.

"Sudah selayaknya masyarakat selalu patuh terhadap protokol kesehatan sampai melengkapi vaksinasi dosis ketiga atau booster. Karena itulah yang dapat menekan potensi kasus Covid-19 kedepannya,” tambah Wiku.

Pada kesempatan yang sama, Wiku melaporkan hasil sero survei terbaru di bulan Agustus menunjukkan antibodi masyarakat di Indonesia telah mencapai 98,5% meningkat dari survei sebelumnya.

"Hal ini harus kita pertahankan bahkan ditingkatkan untuk mewujudkan endemi," pungkasnya.

Baca Juga: Aremania Surati Kejaksaan Tinggi Jatim Terkait Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan

Load More