/
Jum'at, 28 Oktober 2022 | 16:04 WIB
Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengimbau warga tak panic buying.

PURWASUKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengimbau masyarakat tidak panic buying ditengah ramainya isu resesi ekonomi global yang diprediksikan terjadi di 2023. 

Selain itu, Pemkot Bandung pun mengimbau masyarakat lebih bijak dalam mengonsumsi bahan panga dan lainnya.

“Pemkot Bandung sudah menjaga stok, baik itu bahan pangan masyarakat dan lainnya. Jadi warga tidak perlu panic buying, beli saja sesuai kebutuhan,” imbau Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Bandung, Jumat, 28 Oktober 2022. 

Ditengah ancaman resesi ekonomi global di 2023, Yana Mulyana mengklaim tengah terus meningkatkan daya beli masyarakat, termasuk mendorong perkembangan Usah Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta menjaga ketahanan pangan

Hal tersebut dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk mengatasi ancaman dampak resesi ekonomi yang diprediksikan terjadi di 2023.

“Kita meningkatkan daya beli masyarakat.  Kita dorong juga UMKM. Sedangkan ketahan pangan kita pertahankan. Kuncinya meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga perputaran ekonomi terjaga,”  ucap dia.

Selain itu kata Yana Mulyana, langkah antisipasi ancaman resesi ekonomi di 2023. Pemkot Bandung pun tengah mempercepat realisasi belanja anggaran pemerintah.

“Belanja pemerintah kita percepat. Jadi APBD murni 2023 bisa lebih awal disepakati dengan legislatif. Sehingga pada Januari atau Februari, APBD sudah bisa dieksekusi,” kata dia. 

Untuk diketahui sejumlah pakar memprediksi pada 2023 mendatang bakal terjadi resesi ekonomi global. 

Baca Juga: Soal Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Belum Ditetapkan Sebagai KLB, Wapres Buka Suara

Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor seperti pengetatan moneter berupa kenaikan suku bunga hingga perang Rusia Ukraina yang masih berlangsung. *** 

Load More