PURWASUKA - Dalam makna satu paket untuk Hari Pahlawan dan Hari Santri itu, semangat kebangsaan, Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta menggelar lomba paduan suara lagu perjuangan dan lomba ketangkasan baris berbaris bagi para santri di Kabupaten Purwakarta.
Perlombaan paduan suara lagu perjuangan dan lomba ketangkasan baris berbaris ini dilaksanakan pada 10 November 2022, besok dimana pesertanya adalah para santri di Pondok Pesantren se-Kabupaten Purwakarta sekaligus Memperebutkan Piala Kapolres Purwakarta.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, perlombaan antar Pondok Pesantren Se-Kabupaten Purwakarta ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.
"Untuk tema kegiatan ini yakni, santri cinta NKRI. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa cinta santri terhadap tanah air," Jelas Edwar, sapaan akrab Kapolres Purwakarta itu, Rabu (9/11/2022).
Kapolres memaparkan jika nantinya kegiatan ini akan diisi dengan berbagai perlombaan, diantaranya paduan suara lagu perjuangan dan lomba ketangkasan baris berbaris.
"Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman bagi para santri tentang aturan baris berbaris yang baik dan benar. Selain itu juga menjadi wadah menyalurkan hobi, bakat dan kreatifitas yang dimiliki," ucapnya.
Kapolres merinci, untuk perlombaan paduan suara dibagi 3 lagu seperti lagu wajib, lagu kebangsaan dan lagu religi.
Sedangkan untuk baris berbaris, sambung dia, dibagi beberapa gerakan seperti gerakan awalan, gerakan ditempat, gerakan berpindah tempat, gerakan diam ke berjalan, gerakan jalan ke jalan, variasi, formasi dan gerakan akhir.
"Kegiatan ini juga sekaligus bertujuan sebagai pemicu semangat para Santri sebagai generasi penerus bangsa ini," ucap Edwar.
Baca Juga: Anthony Ginting, Hendra Setiawan hingga Fajar Alfian Resmi Diangkat Jadi PNS
Lebih lanjut, kendati tak hidup pada jaman Kemerdekaan, ia menilai sudah sepatutnya sebagai generasi penerus bangsa wajib mengenang semangat para pejuang terdahulu.
"Inilah yang kita tanaman dari sekarang. Kita sebagai generasi penurus perjuangan Ulama, Kyai, Santri serta para Pendiri Bangsa harus merasakan spirit dalam membangun dan mempertahankan Negara Kesatuan Repbulik Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan