/
Kamis, 10 November 2022 | 11:36 WIB
Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah. */Humas Pemkot Bandung/ (*/Humas Pemkot Bandung/)

PURWASUKA- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menjamin stok sembilan bahan pokok atau sembako aman jelang natal dan tahun baru

Meskipun stok aman, diakui Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah. Beberapa sembako mengalami kenaikan jelang natal dan tahun baru.

Salah satunya beras. Beras mengalami kenaikan, tetapi Disdagin Kota Bandung menilai kenaikan beras tersebut masih wajar alias naik tidak terlalu signifikan. 

“Berdasarkan pantauan Disdagin Kota Bandung, sembako yang naik itu beras. Beras memang mengalami kenaikan, tapi tidak terlalu signifikan, masih dalam batas kewajaran,” tutur Elly Wasliah, Bandung, Kamis. 10 November 2022. 

Menurut Elly Wasliah, kenaikan harga beras tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, karena peningkatan permintaan menjelang natal dan tahun baru. Ada kenaikan permintaan tetapi tidak terlalu signifikan. 

Hal ini karena Kota Bandung menjadi pusat wisata tahun baru, sehingga banyak wisatawan yang datang ke Bandung. 

“Walaupun harga dan permintaan beras naik, Pemerintah Kota Bandung memastikan stok beras dan kebutuhan pokok lainnya di Kota Bandung dalam kondisi aman tersedia. Kenaikan harga beras masih wajar, dan kenaikan harga beras pun sudah dikonfirmasi Bulog,”  kata dia.

“Stok kebutuhan pokok di Kota Bandung masih aman dan tersedia. Harga juga masih aman dan tidak naik signifikan,” sambung dia. 

Selain adanya kenaikan permintaan, kenaikan harga beras pun dipengaruhi oleh cuaca hujan. Ada beberapa daerah yang mengalami gagal panen akibat hujan, sehingga kondisi tersebut mempengaruhi stok tetapi tidak signifikan. 

Baca Juga: Hati-hati Tiga Hari Kedepan Jawa Barat Diterjang Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

Klaim Update Harga Sembako Secara Rutin 

Ia menambahkan, setiap dua kali dalam sepekan, Disdagin Kota Bandung menurunkan tim dari bagian distribusi perdagangan untuk terus memantau harga bahan pokok di pasar.

“Seminggu dua kali tiap Senin dan Kamis kita turunkan tim. Mereka menyebar untuk monitoring harga di 7 pasar dan 7 toko ritel se-Kota Bandung,” tambah dia.

Hasil dari monitoring ini bisa diakses melalui media sosial Disdagin Kota Bandung. Hasilnya diunggah ke media sosial Disdagin Kota Bandung. 

“Harga bahan pokok terbaru pun selalu kami update di sana,” tegas dia. *** 

Load More