PURWASUKA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat meminta masyarakat waspada terhadap potensi hujan dan angin kencang yang diprediksikan terjadi pada malam hari.
Hal ini sebagaimana imbauan dalam peringatan dini berupa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang disampaikan BMKG pusat berlaku hari ini (Kamis, 17 November 2022).
Dalam rilis peringatan dini tersebut, BMKG pusat menyebutkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di beberapa Kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Berikut wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya:
1. Kabupaten Cianjur
Kabupaten Tasikmalaya, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Cipatujah, Karangnunggal, Cikalong, Pancatengah, Cikatomas, Puspahiang, Kadipaten, Pagerageung.
2. Kabupaten Ciamis
Di Kabupaten Ciamis, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Lakbok, Banjarsari, Pamarican, Purwadadi, Banjarsari, Panjalu, Kawali, Panawangan, Jatinagara, Rajadesa, Rancah, Tambaksari, Cisaga, Sukamantri dan Lumbung.
3. Kabupaten Pangandaran
Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di Kabupaten Pangandaran meliputi wilayah; Parigi, Cijulang, Cimerak, Cigugur, Langkaplancar, Mangunjaya, Padaherang, Kalipucang, Pangandaran dan Sidamulih.
4. Kabupaten Purwakarta
Sedangkan di Kabupaten Purwakarta, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Campaka, Jatiluhur, Plered, Sukatani, Darangdan, Maniis, Tegalwaru, Wanayasa, Pasawahan, Bojong, Babakancikao, Bungursari, Cibatu, Sukasari, Pondoksalam, Kiarapedes.
5. Kabupaten Cianjur
Kabupaten Cianjur, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Cianjur, Ciranjang, Karangtengah, Mande, Sukaluyu, Pacet, Cugenang, Cikalongkulon, Sukaresmi, Sukanagara, Campaka, Pagelaran, Sindangbarang, Cidaun, Naringgul, Campakamulya, Cikadu, Cipanas, Pasirkuda.
6. Kabupaten Garut
Lalu di Kabupaten Garut, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Wanaraja, Banyuresmi, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Malangbong, Sukawening, Karangtengah, Cisurupan, Cikajang, Banjarwangi dan Cihurip.
Baca Juga: Yod Mintaraga Sebut BPMU MA Bakal Cair di 2023
Meluas sampai Pameungpeuk, Cisompet, Cibalong, Cikelet, Bungbulang, Mekarmukti, Pakenjeng, Pamulihan, Cisewu, Caringin, Talegong, Bl. Limbangan, Selaawi, Cibiuk, Pangatikan, Sucinaraja.
7. Kabupaten Kuningan
Sementara di Kabupaten Kuningan, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Kadugede, Ciniru, Subang, Ciwaru, Cibingbin, Luragung, Lebakwangi, Garawangi, Kuningan, Ciawigebang, Cidahu, Jalaksana, Cilimus, Mandirancan, Selajambe.
Termasuk di wilayah Kramatmulya, Darma, Cigugur, Pasawahan, Nusaherang, Cipicung, Pancalang, Japara, Cimahi, Cilebak, Hantara, Kalimanggis, Cibeureum, Karang Kancana, Maleber, Sindang Agung dan Cigandamekar.
8. Kabupaten Karawang
Di Kabupaten Karawang, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Karawang Barat, Pangkalan, Telukjambe Timur, Ciampel, Klari, Rengasdengklok, Kutawaluya, Batujaya, Tirtajaya, Pedes, Cibuaya, Pakisjaya, Cikampek hingga Jatisari.
Meluas sampai Cilamaya Wetan, Tirtamulya, Telagasari, Rawamerta, Lemahabang, Tempuran, Majalaya, Jayakerta, Cilamaya Kulon, Banyusari, Kota Baru, Karawang Timur, Telukjambe Barat, Tegalwaru, Purwasari, Cilebar.
Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cirebon, Sumedang, Indramayu, Subang, Majalengka, Kabupaten dan Bandung, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Banjar.***
Berita Terkait
-
Imbas Hujan Deras, Atap Rumah Warga di Manggarai Ambrol Begini Kondisinya
-
Diguyur Hujan Deras, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Medan
-
Atap Rumah Warga di Manggarai Roboh Saat Hujan Deras, Barang-Barang Belum Sempat Dievakuasi
-
Cek Rumah Pompa Pulomas, Pj Gubernur DKI: Musim Hujan Makin Dekati Puncak
-
BPBD Banten Kerahkan Alat Berat Evakuasi Material Longsor di Jalur Serang-Anyer
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pakar Ungkap 4 Faktor Pemicu Bunuh Diri: Kesepian, Putus Asa, Hingga Beban Ekspektasi Orang Tua
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal
-
Diguyur Hujan Lebat, Jalur Lingkar Utara Jatigede Longsor
-
Tren Warna 2026 yang Bikin Hunian Lebih Fresh
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Dari Santan hingga Nata de Coco, Produk Turunan Kelapa Kian Digemari Dapur Indonesia
-
Ratusan Mitra Toko Bangunan Dibekali Pemahaman Coretax Lewat Bintang Rucika 2026
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI