PURWASUKA- Kota Sukabumi, Jawa Barat diguncang gempa bumi magnitude 4,2 kemarin (Selasa, 22 November 2022) pukul 21.54 WIB.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto menjelaskan, berdasarkan analisa BMKG, gempa magnitude 4,2 yang mengguncang Kota Sukabumi kemarin malam merupakan gempa bumi tektonik.
“Episenter terletak pada koordinat 7.93 LS dan 107.03 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 113 km Tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 17 km,” jelas Hartanto dalam siaran pers, Bandung, Rabu, 23 November 2022.
Lokasi episenter kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi di Kota Sukabumi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif dasar laut di Lempeng Eurasia (intraplate earthquake).
Adapun dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG, dan berdasarkan laporan dari masyarakat. Gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Garut, Kabupaten Tasikmalaya dengan Skala Intensitas II MMI.
“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut, dan tidak ada aktivitas gema susulan,” kata dia.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tambah dia. ***
Berita Terkait
-
PLN Berhasil Pulihkan 100% Kelistrikan Terdampak Gempa Cianjur
-
Heboh Isu Pergerakan Sesar Cimandiri dan Erupsi Gunung Gede, BMKG: Itu Hoaks!
-
Cianjur Diguncang 161 Gempa Susulan hingga Rabu Pagi
-
Cianjur Diguncang 161 Kali Gempa Susulan, Ini Penjelasan BMKG
-
Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang Berpotensi Menerjang Wilayah Jawa Barat Selama Tiga Hari Kedepan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
BRI Lewat Program Desa BRILiaN Sukses Dorong Ekonomi Lokal Desa Pajambon Kuningan
-
Desa Pajambon Kuningan Tumbuh Bersama Desa BRILiaN BRI dan Potensi Lokal