PURWASUKA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat meminta masyarakat waspada terhadap potensi hujan dan angin kencang yang diprediksikan terjadi pada malam hingga dini hari.
Hal ini sebagaimana imbauan dalam peringatan dini berupa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Kabupaten dan Kota di Jawa Barat yang disampaikan BMKG pusat berlaku hari ini (Senin, 28 November 2022).
Dalam rilis peringatan dini tersebut, BMKG pusat menyebutkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di beberapa Kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat.
Berikut wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya:
1. Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Sukabumi, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Simpenan, Lengkong, Jampang Tengah, Waluran, Jampang Kulon, Ciemas, Kalibunder dan Surade.
Meluas sampai wilayah Cibitung, Ciracap, Pabuaran, Purabaya, Sagaranten, Curug Kembar, Cidolog, Cidadap, Tegal Buleud hingga daerah Cimanggu.
2. Kabupaten Cianjur
Di Kabupaten Cianjur, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Takokak, Tanggeung dan Cidaun.
3. Kabupaten Garut
Sedangkan di Kabupaten Garut, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Cisewu, Caringin dan Talegong.
4. Kabupaten Majalengka
Di Kabupaten Majalengka, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Jatiwangi, Dawuan, Kadipaten, Kertajati, Jatitujuh, Ligung, Palasah, Kasokandel.
Baca Juga: 6.597 Guru Honorer Tak Bisa Jadi PPPK, Yod Mintaraga Menyarankan Hal Ini
5. Kabupaten Sumedang
Sementara di Kabupaten Sumedang, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Conggeang, Surian, Buahdua, Tomo, Ujungjaya.
6. Kabupaten Indramayu
Di Kabupaten Indramayu, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi di wilayah Kroya, Gabuswetan, Cikedung, Lelea, Bangodua, Widasari, Lohbener, Losarang, Trisi, Tukdana.
7. Kabupaten Subang
Lalu di Kabupaten Subang, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang hanya berpotensi di wilayah Cibogo dan sekitarnya.***
Berita Terkait
-
Update Peringatan Dini, Waspada Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Selama Tiga Hari Kedepan
-
Diguyur Hujan Lebat Sejak Sore, Empat Ruas Jalan di Jakarta Kebanjiran
-
Hati-hati Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Sepanjang Malam
-
Cuaca Ekstrem Mengancam Jawa Barat Selama November hingga Desember 2022, Berikut Wilayahnya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
Jadwal Itikaf di Masjid Salman ITB: Cek Cara Daftar, Biaya dan Fasilitasnya!
-
Manga A Certain Scientific Railgun Dipastikan Tamat Maret Setelah 19 Tahun
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Samsung Galaxy S26 Series Masuk Indonesia, Pre-Order Resmi Dibuka
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Wanita 65 Tahun di Tualang Siak Tewas Dihabisi Anak Kandung
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Viral Alumni LPDP Diburu Netizen Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas