PURWASUKA - Lahan seluas 1.600 hektar sudah disiapkan untuk relokasi kawasan industri Pulo Gadung di wilayah Kabupaten Subang. Hal ini dikatakan Menteri BUMN Erick Thohir.
Erick menyebutkan, kawasan industri di area Pulo Gadung itu dinilai sudah tidak laik lagi. Sehingga harus dipindahkan ke lokasi yang baru.
"Pulo Gadung sudah tidak layak sebagai lahan industri, sehingga saya rasa perlu pembicaraan tentang kerjasama (perpindahan kawasan industri) ini," ucapnya pada Jumat (2/12/2022) malam.
Dia menerangkan, bahwa masalah yang ada saat ini adalah bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi di Jawa Barat.
"Lapangan pekerjaan di Jawa Barat masih menjadi isu yang cukup penting saat ini. Sehingga salah satu pemikirannya adalah bagaimana kita menggabungkan sebuah kesatuan wilayah, Seperti Kertajati, Patimban dengan beberapa tanah milik BUMN yang berlokasi di sekitar Subang," katanya.
Ditambahkannya, lokasi untuk pemindahan ke wilayah Kabupaten Subang itu sudah disiapkan lahannya.
"Salah satunya ada 1.600 hektar tanah yang memang menjadi alokasi untuk pembangunan industri dikawasan Subang, Jawa Barat," katanya.
"Selain Bandara Kertajati yang sudah dibuka sejak sebelum pandemi, nantinya di Patimban juga kereta cepat Jakarta ke Bandung akan masuk, tetapi hingga sekarang tidak ada pembangunan lahan industri yang merupakan bagian dari pembukaan lapangan pekerjaan yang lebih luas," tambah Erick Thohir mengutip dari Tintahijau.com.
Erick menambahkan, UMKM akan didorong lagi untuk mewujudkan ekonomi yang lebih kuat di Jabar.
Baca Juga: 6 Drama Korea Kang Mina, Artis Korea yang Ulang Tahun ke-23 Hari Ini
Bahkan, disebutkannya pihaknya telah meminta beberapa merek UMKM yang sudah terkenal termasuk dukungan bank pemerintah untuk mulai fokus mengembangkan perekonomian Jawa Barat terutama di area sekitar Subang.
"Kita coba yang terbaik, karena UMKM sendiri merupakan pondasi daripada ekonomi nasional dan jumlahnya ada 65,4juta dan ini yang kita jaga," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN