/
Minggu, 04 Desember 2022 | 19:48 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Istimewa)

PURWASUKA - Lahan seluas 1.600 hektar sudah disiapkan untuk relokasi kawasan industri Pulo Gadung di wilayah Kabupaten Subang. Hal ini dikatakan Menteri BUMN Erick Thohir.

Erick menyebutkan, kawasan industri di area Pulo Gadung itu dinilai sudah tidak laik lagi. Sehingga harus dipindahkan ke lokasi yang baru.

"Pulo Gadung sudah tidak layak sebagai lahan industri, sehingga saya rasa perlu pembicaraan tentang kerjasama (perpindahan kawasan industri) ini," ucapnya pada Jumat (2/12/2022) malam.

Dia menerangkan, bahwa masalah yang ada saat ini adalah bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi di Jawa Barat.

"Lapangan pekerjaan di Jawa Barat masih menjadi isu yang cukup penting saat ini. Sehingga salah satu pemikirannya adalah bagaimana kita menggabungkan sebuah kesatuan wilayah, Seperti Kertajati, Patimban dengan beberapa tanah milik BUMN yang berlokasi di sekitar Subang," katanya.

Ditambahkannya, lokasi untuk pemindahan ke wilayah Kabupaten Subang itu sudah disiapkan lahannya.

"Salah satunya ada 1.600 hektar tanah yang memang menjadi alokasi untuk pembangunan industri dikawasan Subang, Jawa Barat," katanya.

"Selain Bandara Kertajati yang sudah dibuka sejak sebelum pandemi, nantinya di Patimban juga kereta cepat Jakarta ke Bandung akan masuk, tetapi hingga sekarang tidak ada pembangunan lahan industri yang merupakan bagian dari pembukaan lapangan pekerjaan yang lebih luas," tambah Erick Thohir mengutip dari Tintahijau.com.

Erick menambahkan, UMKM akan didorong lagi untuk mewujudkan ekonomi yang lebih kuat di Jabar.

Baca Juga: 6 Drama Korea Kang Mina, Artis Korea yang Ulang Tahun ke-23 Hari Ini

Bahkan, disebutkannya pihaknya telah meminta beberapa merek UMKM yang sudah terkenal termasuk dukungan bank pemerintah untuk mulai fokus mengembangkan perekonomian Jawa Barat terutama di area sekitar Subang.

"Kita coba yang terbaik, karena UMKM sendiri merupakan pondasi daripada ekonomi nasional dan jumlahnya ada 65,4juta dan ini yang kita jaga," katanya.

Load More