PURWASUKA - Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Kabupaten Karawang menjadi daerah yang kerap dilanda banjir akibt luapan Sungai Cibeet. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan solusi relokasi warga desa tersebut agar tidak kembali menjadi korban banjir.
Hal ini disampaikan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Dia menerangkan, berdasarkan kajian pakar bahwa solusi satu-satunya yakni merelokasi warga desa ke tempat lain.
"Solusi yang bisa kami berikan adalah relokasi, sesuai dengan hasil rekomendasi kajian dari ITB," ucapnya, Selasa (6/12/2022).
Cellica menerangkan, wilayah tersebut kerap menjadi langganan bencana banjir. Bahkan dalam setahun Desa Karangligar sering diterjang banjir lebih dari satu kali.
Sedangkan terkait dengan relokasi warga, pihaknya menerangkan bahwa hal tersebut hanya bersifat solusi saja. Sedangkan terkait dengan keputusannya, Cellica mengaku akan kembali dikomunikasikan dengan masyarakat yang terdampak.
Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Citarum dan hearing dengan Komisi V DPR RI perihal penatalaksanaan pemasangan bronjong Sungai Cibeet.
Pemasangan bronjong sungai itu kini sedang tahap lelang dengan menggunakan pendanaan multi years sebagai salah satu solusi untuk penanganan Sungai Cibeet
Di antara daerah yang terdampak luapan air sungai ini ialah Desa Karangligar, Desa Mekarmulya, Kelurahan Tanjungmekar dan Kelurahan Karawang Kulon.
"Saya sudah mengintruksikan BPBD Karawang segera melakukan penanganan dan mitigasi dengan mengevakuasi warga maupun menyalurkan bantuan," kata Cellica melansir dari Antara.
Baca Juga: 5 Sumber pendapatan Denise Chariesta: Dari Youtube, Jualan Bunga hingga Endorse
Di Desa Karangligar, kepala desa setempat juga telah mendirikan dapur umum di kantor desa untuk melayani masyarakat.
Kebutuhan yang diperlukan dan tengah didistribusikan ialah tenda pengungsian, logistik, kebutuhan bayi dan obat-obatan.
"Kepada warga Karawang agar tetap waspada. Ikuti arahan yang diberikan oleh BPBD maupun tim rescue. Bila ada hal yang diperlukan segera berkoordinasi dengan aparat setempat," pungkas Cellica.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi