PURWASUKA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Purwakarta mengakibatkan longsor yang terjadi pada Kamis (8/12/2022). AKibat longsor ini, setengah badan jalan Jembatan Cianting di Desa Cianting, Kecamatan Sukatani tidak bisa dilalui kendaraan.
Hal tersebut terjadi bagian sisi Jembatan Cianting yang dari arah Bandung menuju Purwakarta, mengalami kerusakan dan ditutup dengan garis polisi.
Jalan berlubang tersebut pun, ditutup oleh terpal berwarna orens setelah ditambal dengan karung berisikan pasir.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, jembatan Cianting pun kini hanya bisa dilalui kendaraan dengan cara bergantian, baik dari Purwakarta menujung Bandung maupun sebaliknnya.
"Akibat longsor tersebut, jembatan mengalami kerusakan hingga jalan berlubang dan ada keretakan besar di jembatan. Jadi hanya bisa dilalui secara bergantian," katanya, Jumat (9/12/2022).
Kapolres mengimbau kepada kendaraan besar dan tonase berat untuk tidak melintas di Jembatan Cianting, Jalan Raya Purwakarta-Bandung.
"Dihimbau kepada kendaraan besar atau muatan berat untuk tidak melintas di Jembatan Ciantan hingga proses perbaikai yang dikerjakan oleh pekerja umum nasional selesai. Bagi kendaraan besar yang akan mengarah ke Purwakarta atau sebaliknya menuju Bandung, bisa menggunakan Tol Purbaleunyi," imbau Edwar.
Sementara itu, Sandri Priakaryoni, Tim Reaksi Cepat (TCR) BPBD Purwakarta mengatakan bahwa kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap longsor yang menimpa sebagian Jembatan Cianting.
"Saat ini kami lagi melakukan pemeriksaan dengan tim gabungan lainnya. Memastikan apakah jembatan ini aman untuk dilalui atau tidak, karena bila dilihat oleh kami jembatan ini masih banyak retakan-retakan berbahaya. Untuk sementara kendaraan bisa melintas dengan cara bergantian," Jelas Sandri.
Baca Juga: Sarah Azhari Akhirnya Angkat Bicara Terkait Kabar Rahma Azhari Kena Santet di Los Angeles
Dirinya mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan bahwa Jembatan Cianting akan ditutup sementara untuk perbaikan.
"Karena jembatan ini penghubung jalur utama lintas Kabupten Purwakarta dengan Bandung Barat dan banyak juga kendaraan besar yang melintas. Tidak menutup kemungkinan nantinya akan diberlakukan perbaikan maksimal sehingga jembatan ini tidak bisa dilalui," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan