PURWASUKA - Jalur sepeda yang dibangun Pemerintah Kabupaten Karawang kini kondisinya memprihatinkan. Cat jalan yang mmudar hingga banyak diserobot oleh kendaraan roda menjadi perhatian para peseda.
Diketahui, Pemkab Karawang membangun dua jalur sepeda yakni di Jalan Siliwangi arah Jalan Lingkar Luar Tanjung Pura atau Jalan Baru dan juga di Jalan Ahmad Yani.
Seorang pesepeda, Umar (25) mengatakan, kondisi memprihatinkan di dua jalur sepeda itu merupakan bentuk ketidakseriusan Pemkab Karawang dalam merawat fasilitas umum.
Menurutnnya, kondisi tersebut seolah-olah dibiarkan begitu saja oleh dinas terkait. Seharusnya, sebelum cat jalan mengelupas dan rusak dinas terkait sudah terlebih dahulu memperbaikinya.
Umar juga menyoroti banyaknya jalur sepeda yang digunakan sebagai lahan parkir kendaraan bermotor. Hal ini tidak sesuai dengan peruntukannya.
“Ini menunjukkan ketidakkomitmenan pemerintah yang katanya ingin menyediakan fasilitas yang laik bagi para pesepeda,” ucapnya.
Dia meminta Pemkab Karawang agar lebih serius dalam hal pemerliharaan jalur sepeda. Pasalnya, olahraga sepeda saat ini sangat digemari masyarakat.
"Jalur sepeda seharusnya dibangun untuk dirawat dan dipelihara, menjamin pesepeda selamat, aman dan ramah lingkungan untuk mengayuh sepedanya,” ucapnya pada Rabu (14/12/2022) mengutip onediginews.com.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Dicky Prayoga ketika dikonfirmasi menjelaskan untuk memelihara jalur sepeda pihaknya harus mempertimbangkan kembali.
Pasalnya kala Dicky, walaupun bersifat pemeliharaan, namun tetap harus dikaji lagi karena kondisi jalur sepeda sudah berubah.
“kenapa tidak di pelihara karena saya harus mempertimbangkan lagi meski sifatnya pemeliharaan karena kondisi jalurnnya saat ini berubah,” kata Dicky dikantornya, Rabu (14/12/2022).
“jadi untuk pemeliharaan jalan sepeda itu tetap harus ada kajian agar bisa di pertimbangkan, anggarannya harus dilihat dulu,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Honor 600 Smart 5G: HP Baru dengan Snapdragon 4 Gen 4 Pertama di Dunia
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Adaptasi Anime Fool Night Resmi Diumumkan, Kolaborasi Sunrise dan SHAFT
-
Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya