PURWASUKA - RANS Nusantara FC Mulai Merangkak Keluar dari Zona Degradasi Liga 1. Bermain di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (16/12/2022) malam, RANS Nusantara FC unggul tipis 2-1 atas Bhayangkara FC.
Sempat tertinggal lebih dulu setelah Bhayangkara FC unggul lewat Titan Agung Bagus di menit ke-38, tim dengan warna kebesaran ungu itu mampu bangkit dan membalas dua gol lewat Septian Bagaskara menit ke-55 dan Ikhsan menit ke-86.
Kemenangan ini menjadi yang pertama didapat tim asuhan Rahmad Darmawan di masa kompetisi yang sementara digelar menggunakan sistem bubble. Sebelumnya, dari tiga laga yang dijalani, RANS Nusantara FC hanya mencatat sekali imbang dan dua kali kalah.
Rinciannya, imbang lawan Persikabo 1-1 serta kalah 1-6 dari Persis Solo dan 1-4 dari Persita Tangerang. Dan yang lebih membuat tim milik Raffi Ahmad ini girang adalah posisi di klasemen yang terdongkrak naik dan lepas dari zona merah.
Kini RANS Nusantara FC ada di peringkat ke-14 dengan mengumpulkan nilai 14.
“Terima kasih pemain yang sudah selalu memberikan usaha terbaiknya. Laga kali ini sulit karena saya khawatir dengan manajemen recovery pemain. Kita hanya ada waktu dua hari sedangkan lawan tiga hari,” kata pelatih RANS Nusantara FC, Rahmad Darmawan.
Ekstra padatnya jadwal ini disebutnya memang sangat menyulitkan.
“Saya harap anak-anak dapat terus berprogres bagus di laga-laga berikutnya. Memang di babak pertama kita kalah secara permainan dan di babak kedua kita rubah dan lebih baik sehingga mampu mengubah keadaan,” jelas pelatih yang akrab disapa RD ini lagi.
Pada dua laga tersisa di putaran pertamanya, RANS Nusantara FC akan bertemu dengan dua tim papan atas yakni Borneo FC Samarinda pada Senin (19/12/2022) dan Madura United FC pada Jumat (23/12/2022).
Baca Juga: 5 Arahan Ferdy Sambo ke Hendra Kurniawan: Percuma Punya Pangkat Kalau Harkat dan Martabat Hancur
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi