PURWASUKA - Suara dentuman dan disusul dengan getaran seperti gempa bumi menggegerkan warga Kampung Cilayung, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta selama tiga hari berturut-turut.
Kepala Desa Cilalawi Denden Saripudin mengatakan, dentuman dan getaran yang dirasakan oleh warga tidak berkaitan dengan bencana alam seperti gempa bumi.
Dijelaskannya, suara dan getaran itu berasal dari proyek pengerjaan Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC) yang berada di dekat pemukiman warga.
"Suara dentuman dan getaran itu berasal dari adanya pembuatan lubang untuk pemasangan pancang dari proyek KCIC. Informasinya pekerjaan itu selama 2-3 hari," ucapnya, Minggu (18/12/2022).
Dia menerangkan, bahwa sejumlah warga sempat mendatangi sumber lokasi suara dan getaran tersebut. Mereka datang memprotes pemasangan pancang proyek KCIC karena dianggap telah mengganggu kenyamanan.
Denden pun mengungkapkan, setelah pertemuan tersebut pihak pelaksana proyek akan memberikan kompensasi kepada warga yang terganggu.
"Saya belum bertemu langsung dengan pihak KCIC, tapi informasi dari pak RT warga yang rumahnya cukup dekat dengan lokasi mendapatkan kompensasi dari pihak KCIC. Kesepakatan kompensasi antara warga dan perwakilan KCIC difasilitasi di Polsek Sukatani dihadiri oleh Babinkamtibmas Desa Cilalawi dan Karang Taruna," katanya mengutip dari Sinarjabar.com.
Seorang warga Kampung Cilayung yang tidak mau diungkapkan identitasnya mengatakan, suara dan getaran yang dirasakan sering terjadi pada sore hari dan intensitasnya tidak lama.
"Cuma sebentar-sebentar, tapi nanti sampai sore," katanya.
Baca Juga: Tips Skincare Saat Traveling Akhir Tahun: Gak Perlu Pakai Serum, Kenapa Ya?
Dia mengaku, awalnya mengira terjadi gempa, tapi kata tetangga itu suara dan getaran berasal dari proyek yang ada di belakang rumah.
"Ini terjadi udah tiga hari, mudah-mudahan itu proyek cepat selesai karena suara serta getarannya cukup menggangu, apalagi saya punya anak kecil," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
-
Underworld: Evolution Malam Ini di Trans TV: Darah, Dendam, dan Takdir
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
BRI Cetak Kinerja Solid 2025, Laba Rp57,13 Triliun dan Kredit Tumbuh Dua Digit
-
Didukung Kredit dan Dana Murah, Laba BRI Capai Rp57,13 Triliun di 2025