PURWASUKA - Lima pemain bintang di Asia Tenggara terancam absen di Piala AFF 2022. Salah satunya, ada punggawa Timnas Thailand yakni Chanathip Songkrasin.
Dikebarkan, Chanathip Songkrasin absen bela Thailand di Piala AFF 2022 karena pemain Kawasaki Frontale ini membutuhkan istirahat lebih. Sebab, ia sempat dibekap cedera beberapa waktu terakhir.
Diketahui, performa Chanathip Songkrasin tak bisa dianggap sepele. Pasalnya, ia kerap merepotkan barisan pertahanan Timnas Indonesia pada kompetisi Piala AFF 2020 lalu.
Kala itu, Thailand berhasil menggulingkan Timnas Indonesia dengan skor telak 4-0 tanpa balas. Selain dirinya, masih banyak lagi pemain yang dikabarkan bakal absen di Piala AFF 2022, simak:
5. Dion Cools (Malaysia) - Dion Cools tak bisa perkuat negaranya usai dirinya harus mengiktui lompetisi Liga Republik Ceko bersama klubnya, FK Jablonec.
4. Ikhsan Fandi (Singapura) - Langganan menjadi top skor Singapura, membuat Ikhsan Fandi selalu jadi anadalan.
Namun sayangnya, di Piala AFF 2022, Ikhsan Fandi harus absen membela negaranya. Pasalnya, kabar terakhir menyebutkan pemain 23 tahun ini tengah dibekap cedera. Hal itu mengganggu persiapan Ikhsan Fandi untuk membela Singapura.
3. Chanathip Songkrasin (Thailand) - Chanathip Songkrasin disebutkan bakal absen. Adapun alasan terbesarnya, pemain Kawasaki Frontale ini membutuhkan istirahat lebih. Sebab, ia sempat dibekap cedera beberapa waktu terakhir.
2. Elkan Baggott (Indonesia) - Elkan Baggott, bek tangguh Timnas Indonesia. Di Piala AFF 2022, Shin Tae-yong harus mencari cara untuk menambal kekosongan yang ditinggalkan Elkan Baggott.
Baca Juga: Kemenkop UKM Dukung Pembentukan Koperasi Disabilitas Pertama di Indonesia
Sebab, pihak klub, Gillingham FC masih memerlukan jasanya di tanah Inggris. Akan tetapi, skuad Garuda sebetulnya punya beberapa opsi pemain, yang bisa menambal posisi Elkan Baggott. Salah satunya adalah bek Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ferrari yang sedang on fire.
1. Sandy Walsh (Indonesia) - Timnas Indonesia juga tidak akan diperkuat salah satu pemain naturalisasinya, yaitu Sandy Walsh. Sebab, pemain 27 tahun itu harus kembali ke Belgia, membela KV Mechelen.
Hal itu cukup disayangkan. Pasalnya, kiprahnya sangat dinanti pencinta sepakbola Tanah Air. Terlebih, Sandy Walsh merupakan pemain yang baru dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) bersama Jordi Amat.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati