PURWASUKA - Setelah kompetisi dilanjutkan dengan sistem bubble usai dihentikan sementara, dari enam laga yang telah dilakoni, tak sekalipun Dewa United FC berhasil meraih tiga poin.
Mereka hanya mampu menorehkan dua hasil imbang yakni 0-0 melawan PS Barito Putera dan 1-1 saat bertemu Persib Bandung.
Sementara empat laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Uniknya Dewa United selalu takluk dari tim-tim asal Jawa Timur yakni 0-2 Arema FC, 0-1 Persik Kediri, dan 1-2 Persebaya Surabaya.
Satu kekalahan lainnya mereka derita saat terkena ‘comeback’ melawan Persija Jakarta yang berakhir dengan skor 2-3.
Rentetan hasil buruk pun berdampak pada posisi Dewa United di tabel klasemen sementara menempati zona degradasi.
Dewa United menempati peringkat ke-17 dengan koleksi 14 poin hanya berselisih empat poin dari penghuni dasar klasemen, Persik Kediri.
Melihat buruknya performa tim, Pelatih Dewa United, Nil Maizar mengaku akan melakukan evaluasi besar-besaran di tim sebelum menghadapi putaran kedua.
Dia menilai ada beberapa sektor yang menurutnya harus segera mendapat pembenahan.
Salah satunya adalah lini serang dimana Nil Maizar kerap kali mengeluhkan penyelesaian akhir di beberapa laga yang telah dilalui Dewa United.
Baca Juga: Syarat Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Semifinal Piala AFF 2022
“Pasti ada perombakan kita ajukan ke manejemen ada beberapa posisi yang harus kita rubah. Tapi saya belum bisa memberikan kesimpulan seperti apa,” beber Nil Maizar.
“Ini yang bisa kami evaluasi. Saya harap ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” imbuh pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat itu.
Hingga pekan ke-17, Dewa United baru bisa mencetak 15 gol dan 29 kali gawang mereka kebobolan.
Artinya secara statistik terjadi ketimpangan minus 14 gol dari catatan keberhasilan mencetak gol dan juga catatan kebobolan dengan rincian tiga kali menang, lima kali imbang, dan sembilan kali kalah.
Performa yang bisa dibilang mengecewakan jika melihat komposisi materi pemain yang dimiliki Dewa United.
Terdapat nama-nama sarat pengalaman seperti Deden Nathsir, Rangga Muslim, Fahmi Al Ayyubi, Asep Berlian, Dias Angga yang sudah lama malang melintang di kompetisi Liga 1.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan