/
Rabu, 04 Januari 2023 | 21:21 WIB
Ilustrasi sindikat maling. (ANTARA)

PURWASUKA - Sebanyak dua Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang disatroni maling. Peristiwa kemalingan ini terjadi selama tiga hari berturut-turut.

Si maling menggasak sejumlah barang milik SD Negeri Karyamukti 1 dan SD Negeri Kedawung 1 dengan cara mencokel jendela hingga merusak gembok pintu sekolah

Kepala SD Negeri Karyamukti 1, Mar'ah Sulandri mengatakan, maling diduga beraksi pada Senin (2/1/2023) malam. Namun pihaknya baru mengetahui kehilangan barang milik sekolah pada Selasa (3/1/2023) siang.

"Karena biasanya saat siang, penjaga sekolah selalu ada stand by kontrol lingkungan sekolah. Wal hasil, maling yang diduga mencongkel jendela ini masuk ruangan kantor guru dan berhasil membawa printer dan infokus yang nilainya sekitar Rp8 jutaan," ujarnya, Rabu (4/1/2023).

Sementara itu, Kepala SD Negeri Kewadung 1 Uus Usmara mengatakan, pihaknya kaget setelah mengetahui keadaan kantor sekolah amburadul diacak-acak maling pada Rabu (4/1/2023) siang.

Maling maling ke sekolah dengan cara merusak gembok pintu. Namun diakuinya, meski demikian dalam kejadian ini barang-barang berharga di sekolah telah di simpan sementara di rumah penjaga sekolah.

"Di bobok gembok pintu sekolah, siang hari ruangan sudah acak-acakan. Karena, kita simpan barang bantuan dan aset sekolah yang penting ke rumah penjaga untuk sementara," terangnya.

Menyikapi ini, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Lemahabang, Abdul Qodir sebelumnya memperingatkan pihak sekolah agar tidak menyisakan benda elektronik di sekolah erlebih, saat libur panjang.

Dia mendesak aparat keamanan meningkatkan layanan keamanan di sarana pendidikan atas kejadian ini.

Baca Juga: Pj Gubernur DKI Akan Teruskan Proyek Pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Reklamasi di Teluk Jakarta

"Kita ingin pihak keamanan bisa memberi rasa aman dan perlindungan di dunia pendidikan yang semakin marak di gasak maling. Minimal, ketika ada yang lapor, malingnya itu terungkap, karena saya kira pelaku adalah orang dan kawanan yang sama," katanya mengutip dari Pelitakarawang.com.

Load More