PURWASUKA - Surat Izin Mengemudi (SIM) C akan dibagi menjadi tiga golongan oleh Polri. Lalu, apa saja golongan SIM C yang dibagi tiga ini, simak artikel ini.
Diketahui, bahwa saat ini SIM C hanya terdiri dari satu golongan saja yakni untuk kendaraan jenis sepeda motor. Namun rencanya kebijakan pembagian golongan SIM C ini akan dilakukan tahun ini oleh Polri.
Pembagian golongan SIM C menjadi tiga golongan ini berdasarkan keputusan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.
Direktur Registrasi dan Identifikas (Dirregiden) Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan, kedepan SIM C akan terbagi menjadi SIM C, SIM C1, dan SIM C2.
“Jadi SIM C ke depan ada namanya SIM C, C1 untuk kendaraan 250 cc sampai 500 cc, ada SIM C2 untuk 500 cc ke atas. Jadi kalau punya motor 1.000 cc harus pakai SIM C2,” katanya melansir dari Jabarnews.com.
Masih menurut Yusri, aturan baru ini juga mengatur mengenai ketentuan memiliki SIM C. Misalnya, untuk memiliki SIM C1, pemohon harus sudah memiliki SIM C selama satu tahun sejak diterbitkan. Begitu juga untuk SIM C2, pemohon harus memiliki SIM C1 selama satu tahun terlebih dahulu.
Meski penggolongan SIM C akan diberlakukan mulai tahun ini, kata Yusri, dalam pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal. Polri akan memberlakukan penggolongan SIM C1 terlebih dahulu. Selanjutnya, pemilik motor besar 1.000 cc harus punya SIM C2.
Saat ini, masih menurut Yusri, Polri telah menyiapkan sebanyak 32 unit sepeda motor Hunter Scramble SK500 untuk ujian praktik SIM C1. Puluhan sepeda motor dengan kapasitas 471cc ini rencananya akn disebar di 468 Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) seluruh Indonesia.
Selama ini, sepeda motor Hunter Scramble SK500 tergolong dalam motor gede atau moge. Namun demikian, Yusri enggan menggunakan penamaan moge. Alasannya, dalam Peraturan Polri tak mengenal istilah moge.
Baca Juga: Man City Bantai Chelsea, Pep Guardiola Mohon The Blues Jangan Pecat Graham Potter
“Motor itu untuk apa, saya tidak mau dibilang moge, tetapi motor 250-500 cc. Jadi motor ini dipakai nanti pada saat Anda mengambil ujian SIM C1 di Satpas mau ujian praktik, enggak bawa motor harus pakai motor itu (hunter), kami siapkan untuk masyarakat pada saat ujian saja, bukan untuk dipakai jalan-jalan. Untuk ujian praktik,” pungkas Yusri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Menolak Menyerah, Tablet Gaming Black Shark Spek Gahar Muncul di Situs Resmi
-
Profil Hector Souto, Bikin Sejarah Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Terinspirasi Notting Hill, Lisa BLACKPINK Siap Debut Film Rom-Com Netflix
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?
-
Lebih Murah dari Brio Bekas tapi Performa Beringas, Ini 5 Mobil Bekas Double Cabin Bertampang Lugas
-
4 Pilihan Mobil Bekas Suzuki Tahun Muda Seharga Motor Kawasaki, Pas untuk Keluarga
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
40 Warga di Yogyakarta Dapat Perawatan Medis Usai Diguncang Gempa Pacitan, Begini Kondisinya
-
Jepang Dibungkam di Senayan, Hector Souto Soroti Mental Baja Timnas Futsal Indonesia