PURWASUKA - Jumlah Puskesmas di Kabupaten Karawang dianggap masih kurang untuk memberikan fasilitas kesehatan bagi warganya. Hal ini dikatakan Anggota Komisi IV DPRD Karawang, Indriyani.
Indriyani mengatakan, Kabupaten Karawang masih kekurangan 30 puskesmas baru agar seluruh warga bisa tercover pelayanan kesehatannya.
Mengingat, jumlah Puskesmas yang saat ini ada yakni sebanyak 50 masih belum cukup. Bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Karawang yang mencapai 2,4 juta jiwa.
Menurut Indriyani, dengan rasio 30 ribu jiwa yang bisa dilayani oleh satu Puskesmas. Maka kekurangannya mencapai 30 Puskesmas.
“Yang sudah ada saat ini baru 50 Puskesmas, sehingga masih kurang 30 Puskesmas lagi,” katanya pada Senin (9/1/2023).
Dia juga menyebutkan, dari 50 Puskesmas yang ada dinilainya belum seluruhnya memiliki fasilitas rawat inap. Tercatat yang memiliki fasilitas tersebut baru 11 Puskesmas.
Pihaknya mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang segera melengkapi kurangnya fasilitas kesehatan di 11 Puskesmas tersebut.
“Saya harap segera Pemda Karawang melengkapi fasilitas tersebut di seluruh Puskesmas, agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa dioptimalkan,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Di samping itu, Indriyani mengingatkan Pemkab secepatnya menyelesaikan status tanah lokasi bangunan Puskesmas.
Baca Juga: Acer Perkenalkan Mode Ultra 3D di SpatialLabs TrueGame, Gamers Bisa Menjelajah ke Dunia Game
Betapa tidak, dari 50 Puskesmas, baru 18 Puskesmas yang bersertifikat SHM. Sisanya bermodal AJB, Hibah dan Surat Keterangan Desa saja.
“Saya harap hal itu secepatnya diselesaikan demi menghindari potensi konflik,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam