PURWASUKA - Ribuan obat-obatan terlarang jenis Hexymer diamankan polisi dari seorang pengedar berinisial TP (43). Atas perbuataanya, pelaku terancam hukuman paling lama 10 tahun penjara.
Kasat Narkoba Polres Subang, AKP Ronih mengatakan, pengedar ditangkap di wilayah Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Dari tanngan pelaku, pihaknya menyita sejumlah barang bukti obat-obatan terlarang.
"Dari tangan pelaku kita amankan sebanyak 790 butir obat berwarna kuning bertuliskan mf diduga Hexymer, 16 bungkus plastik klip kecil berisikan obat berwarna kuning bertuliskan mf diduga Hexymer, 14 butir, dan 20 bungkus plastik klip kecil berisikan obat berwarna kuning bertuliskan mf diduga Hexymer dan 7 butir, dan 3 strip obat dengan merk dagang Trihexyphenidyl," ujarnya mengutip dari Tintahijau.com, Senin (16/1/2023).
Kemudian, pihaknya juga menyita obat-obatan jenis lainnya yakni 1 bungkus plastik berisikan 10 strip obat dengan merk dagang Tramadol HCL dan 8 strip obat dengan merk dagang Tramadol HCL masing-masing berisikan 10 butir.
"Total semua barang bukti obat-obatan terlarang yang diamankan dari tersangka TP tersebut sebanyak 1.274 butir," ucapnya.
Dia menenyebutkan, pelaku dijerat dengan Pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.
Perlu diketahui, Hexymer merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Penggunaannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan.
Hexymer, merupakan obat yang memiliki kandungan senyawa trihexyphenidyl. Senyawa ini termasuk dalam golongan obat yang disebut antikolinergik yang bekerja dengan memblokir zat alami tertentu (asetilkolin).
Obat ini umumnya digunakan bersama dengan obat lain untuk mengobati gejala penyakit Parkinson. Penyakit Parkinson ini merupakan gangguan pada sistem saraf.
Baca Juga: Masuk List Bakal Calon Waketum PSSI, Menpora Daftar Melalui Stafnya
Penyakit ini menyebabkan pengidapnya mengalami kesulitan dengan gerakan, kontrol otot, dan mengatur keseimbangan tubuhnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar