PURWASUKA - Sekitar 45 persen dari jumlah total 1.821 aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Karawang baru tesertifikasi. Sisanya ada lebih dari seribu yang belum tersertifikasi.
Hal ini dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karawang Arief Bijaksana pada Kamis (19/1/2023).
Arief menerangkan, aset tanah yang sudah tersertfikasi mencapai 766 bidang dari total yang dimiliki Pemkab Karawang. Artinya, realisasi target sertifikasi tanah milik Pemkab Karawang belum mencapai target pada tahun 2022.
Namun demikian, dikatakannya bahwa realisasi ini menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya sekitar 70 bidang per tahun.
"Target tahun 2022 itu sekitar 280 bidang, tetapi karena hal lain dan sebagainya, kita hanya mampu mencapai 141 bidang saja di tahun 2022 dan ada sisa 70 lebih bidang masih dalam proses hingga hari ini. Jadi, total ada 211 bidang," ucapnya melansir dari Antara.
Arief berjanji menargetkan, realisasi sertifikasi tanah milik Pemkab Karawang akan meningkat di tahun 2023.
Sementara itu, sesuai pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Karawang Tahun 2021, BPK RI menemukan administrasi dan pengamanan aset tetap berupa tanah belum tertib, ditandai adanya 1.185 bidang tanah belum didukung bukti kepemilikan berupa sertifikat serta ada empat bidang tanah yang dipinjam-pakaikan tanpa perjanjian.
Tak hanya itu, ada juga dua bidang tanah dikuasai oleh pihak lain, serta terdapat lima sertifikat kepemilikan tanah tidak diketahui keberadaannya.
Baca Juga: Ditemani Jan Ethes, Jokowi dan Iriana Joko Widodo Jalan Sehat Bersama Warga Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pengumuman Penting BCA
-
5 Mobil Bekas Murah Paling Tangguh dan Irit BBM dengan Kabin Luas
-
Bupati OKU Teddy Meilwansyah Mengaku Tak Ikuti Detail APBD, Ini yang Terungkap di Sidang Pokir DPRD
-
Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf
-
5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka
-
Viral Rombongan Komisaris PT Pusri di Jalan Ekstrem, Kenapa Isu Keselamatan Jadi Sorotan Publik?
-
Statistik Impresif Pemain Incaran Timnas Indonesia Saat Bantu Klubnya Tumbangkan Man United
-
5 Sabun Cuci Muka yang Tidak Berbusa, Kulit Lembap Anti Ketarik
-
Suara Deddy Corbuzier Powerful, Diduga Gagalkan Penampilan Egi Fazri Si Peniru Vidi Aldiano di TV
-
Selamat Tinggal Jordi Amat, Pelatih Persija Temukan Sosok Anyar Pendamping Rizky Ridho