PURWAKARTA - Wilayah Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta kerap tertutup kabut tebal. Akibatnya jarak pandang warga maupun pengguna jalan terganggu lantaran kabut menutupi badan jalan baik menuju maupun dari Kecamatan Wanayasa.
Akibatnya jarak pandang warga maupun pengguna jalan terganggu lantaran kabut menutupi badan jalan baik menuju maupun dari Kecamatan Wanayasa. Polisi mengimbau pengendara untuk berhati-hati ketika melintas kawasan ini.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Wanayasa, AKP Enjang Sukandi mengatakan biasanya, mabut tebal menyelimuti sesaat sebelum kemudian turun hujan di kecamatan yang berada di bawah kaki Gunung Burangrang ini. Kabut tebal disertai cuaca dingin sering terjadi pagi ataupun sore terlebih di musim penghujan seperti saat ini.
"Bisa kita lihat kabut lumayan cukup tebal, kami mengimbau kepada masyarakat baik dari Purwakarta menuju Wanayasa ataupun dari Subang yang akan melintas ke Wanayasa harap berhati-hati jarak pandang cukup terbatas," ucap Enjang, Pada Sabtu, 28 Januari 2023.
Enjang menyebut meski dalam kondisi kabut tebal, arus lalu lintas di kawasan Wanayasa kondusif.
Kapolsek meminta para pengendara khususnya kendaraan yang turun dari Wanayasa agar tetap berhati-hati dan selalu cek kondisi rem kendaraan.
"Kami mengimbau warga terutama pengguna jalan untuk lebih waspada saat melintasi jalur-jalur rawan. Terlebih pada saat musim penghujan ini diharapkan bagi pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat atau lebih diharapkan lebih waspada dan hati-hati dikarenakan wilayah kecamatan wanayasa rawan pohon tumbang dan longsor, ditambah lagi turunnya kabut yang dapat mengganggu jarak pandang. Sempatkan 15 menit berhenti untuk mendinginkan rem nya supaya berfungsi normal," pesan AKP Enjang Sukandi.
Sementara, menurut warga sekitar, biasanya, Kabut tebal menyelimuti sesaat sebelum kemudian turun hujan di kecamatan yang berada di bawah kaki Gunung Burangrang ini.
Kabut tebal disertai cuaca dingin sering terjadi pagi ataupun sore hari, terlebih dimusim penghujan seperti saat ini.
Baca Juga: Ulasan Buku Nunchi: Maksimalkan Fungsinya untuk Hidup yang Lebih Baik
Seorang warga Desa Simpang, Kecamatan Wanayasa, Karim mengatakan kabut tebal sering menutupi langit langit dan jalanan di Wanayasa. Pengguna jalan nampak kesulitan saat melintas di tengah jalan yang tertutup kabut putih.
“Biasanya terjadi setiap kali akan turun hujan kabut tebal akan turun,” tuturnya.
Senada juga diungkapkan, Rindi (34) salah seorang pengendara roda dua yang mengaku terganggu bila setiap akan jalanan tertutup kabut tebal. Pasalnya, kabut tebal menghambat jarak pandang saat mengemudi terlebih pagi hari.
Dirinya pun sempat mengeluh lantaran jarak pandang terbatas. Apalagi saat dirinya harus buru-buru dikejar waktu hampir seluruh jalan terlihat putih.
"Kalau kabut turun jalan pasti gelap, kita khawatir mengganggu jarak pandang," Ungkapnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
6 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan yang Awet untuk Jangka Panjang, Performa Stabil
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Tayang Juli, Anime Tomb Raider King Rilis Visual Utama dan Trailer Karakter
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!
-
Ramalan Keuangan Zodiak 25 Maret 2026: Ini 5 Zodiak Paling Moncer, Ketiban Rezeki Nomplok
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia