PURWASUKA - PSIS Semarang dijadwalkan menjalani laga pekan ke-21 BRI Liga 1 2022/2023 dengan menjamu pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung di Stadion Jatidiri Semarang pada Selasa (31/1) pekan depan.
Menghadapi Persib sang pemuncak klasemen sementara, PSIS dipastikan bakal tampil lebih bugar. Ini tentunya sangat menguntukan tim tuan rumah.
Ini karena memang PSIS yang seharusnya menjalani laga pekan ke-20 pada Kamis (26/1) kemarin dengan tandang ke Kalimantan menghadapi PS Barito Putera mengalami penundaan.
Kondisi ini yang membuat skuat Mahesa Jenar tetap ada di Semarang dan fokus untuk mempersiapkan diri menjalani laga pekan berikutnya.
Dibandingkan Persib, secara kebugaran pemain tentunya PSIS cukup diuntungkan karena sang lawan baru saja menjalani pertandingan pekan ke-20 melawan Borneo FC Samarinda pada Kamis (26/1) kemarin. Keuntungan kebugaran lebih ini juga diakui oleh pelatih sementara PSIS, Muhammad Ridwan.
“Jelang laga lawan Persib, Alhamdulillah kita punya waktu untuk istirahat dan persiapan yang cukup. Kita punya waktu yang lebih longgar untuk persiapan lawan Persib karena laga lawan Barito Putera ditunda,” kata M Ridwan.
Selain masa recovery yang lebih lama dibanding Persib, Carlos Fortes dkk juga memiliki keuntungan lain pada laga nanti. Ini karena PSIS akan tampil di kandang sendiri dimana tim akan mendapat dukungan langsung dari penonton dan suporter.
Atmosfer di tim PSIS juga tengah dalam kondisi yang segar mengingat dua kemenangan beruntun mampu diraih. Masing-masing dengan skor 1-0 baik saat tandang lawan RANS Nusantara FC juga saat menjamu Arema FC.
Meskipun mendulang poin penuh di dua laga terakhir, Ridwan menjelaskan timnya tetap masih terus melakukan evaluasi.
Baca Juga: Unggah Dance Challenge Blue Check, Jisung dan Jeno NCT Banjir Pujian Netizen
"Banyak yang dievaluasi. Saat laga versus Arema FC, lawan juga banyak mendominasi dan menciptakan peluang. Jadi, dari sisi pertahanan sudah kita evaluasi, dari sisi penguasaan bola juga kita evaluasi,” ucap M Ridwan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang
-
Cek Harga Lewat DM: Praktik Janggal yang Bikin Calon Pembeli Kabur
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara