PURWASUKA - Bagi masyarakat di Kabupaten Purwakarta, Gentong Geulis sudah tak asing lagi. Salah satu UMKM kebanggaan di Kabupaten Purwakarta yang berjaya dan menggeluti jamu tradisional ini memiliki kesan milenial dan kekinian.
Dalam acara puncak peringatan Milad dan Haul Pondok Pesantren Al Muhajirin ke-30 di Kampus 2 Al Muhajirin, Ciseureuh, pada Minggu, 12 Februari 2023, nampak stand Gentong Geulis banyak didatangi masayarakat yang membeli.
Owner sekaligus CEO Gentong Geulis, Ita Sumanti, mengatakan setiap ada kegiatan yang melibatkan UMKM, Gentong Geulis bakal selalu hadir dan ikut memeriahkanya.
"Kita, Gentong Geulis selalu hadir dalam kegiatan yang melibatkan UMKM baik itu di Kabupaten Purwakarta maupun di luar Kabupaten Purwakarta, guna mendekatkan dengan masyarakat. Digitalisasi UMKM menjadi penting dalam perkembangan usaha terutana dalam masa pandemi seperti ini tentunya pasar global menuntut tidak hanya offline tapi juga online," Ucap Ita, pada Senin, 13 Februari 2023.
Ia menambahkan, saat ini Gentong Geulis mengeluarkan 4 varian yakni rempah mix, rempah jahe, lalu ada temulawak mix dan jahe susu.
"Dari 4 varian itu yang paling favoritnya itu adalah rempah mix dan jahe susu. Selain kemasan gentong, kita juga mengeluarkan kemasan sachet dan ready to drink (siap minimun) untuk memudahkan masyarakat dalam mengkonsumsi Gentong Geulis ini," tutur wanita berparas cantik itu.
Ita menambahkan, yang membedakan Gentong Geulis dengan produk lain yakin tidak ada ampas, lalu gentong Geulis itu bisa diminum panas ataupun dingin.
"Jadi tergantung mood dan tergantung suasana keadaannya misalnya lagi meriang pengennya minumnya hangat bisa diseduh dengan air hangat, terus badannya lagi haus atau habis olahraga ataupun apa panas terik kita bikinnya dingin gitu loh dan yang udah pasti bermanfaat mau diminum panas ataupun dingin tetap bermanfaat," jelasnya.
Ita menambahkan Gentong Geulis diproduksi di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Menggunakan rempah-rempah yang ditanam di Purwakarta, diolah dan dikemas di Purwakarta, serta keseluruhan proses produksinya dilakukan oleh warga Purwakarta.
"Artinya, Gentong Geulis ini benar-benar produk UKM asli Purwakarta. Gentong Geulis juga memiliki pelanggan dari berbagai wilayah di Indonesia," ujar Ita.
Pada puncak peringatan Milad dan Haul Pondok Pesantren Al Muhajirin ke-30 ini, Ita menyebut, Gentong geulis juga memberikan bingkisan kepada para tamu undangan VIP.
"Kami berikan produk Gentong Geulis ke tamu undangan VIP untuk lebih mengenakan UMKM kebanggaan masyarakat Purwakarta ini. Kami juga memberikan bingkisan kepada pendiri Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Pak KH Abun Bunyamin dan alhamdulillah beliau menerimanya dengan senang hati," jelas wanita yang terkenal murah senyum itu.
Tak hanya itu, ita menyebut, selain hadir dalam event lokal, Gentong Geulis juga beberapa waktu lalu hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, pada 13-14 November 2022, silam.
"Minum Gentong Geulis ini juga sangat menyenangkan. Selain berkhasiat, Gentong Geulis juga bisa dijadikan minuman yang dapat dinikmati kaum muda. Pasalnya Gentong Geulis ini sudah ada di beberapa cafe di Kabupaten Purwakarta. Gentong Geulis juga bisa di mix dengan racikan lain sehingga menjadi pilihan bagi kaula muda selain minum kopi," ucapnya,
Ita menargetkan, produk asli Purwakarta dan merupakan UMKM Binaan Kodim 0619/Purwakarta ini akan hadir disemua coffee shop maupun hotel yang bisa di sajikan baik untuk menu sarapan pagi maupun minuman kapan saja.
"Karena citarasa yang sangat menyenangkan tersebut dan sambutannya masyarakat sangat positif dengan keberadaan Gentong Geulis ini dikalangan muda. Dengan hadirnya Gentong Geulis di berbagi event, produk Gentong Geulis lebih dikenal masyarakat luas dan membuat produk asli Purwakarta ini dikenal Dunia. Jadi teruslah berkarya, diluar sana pasti banyak orang yang menilai kita, tak peduli apakah nilai 0 atau 10, yang penting dapat bermanfaat bagi orang banyak," ungkap Ita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI
-
Spalletti Menghilang usai Juventus Disingirkan Galatasaray, Chiellini Pasang Badan
-
Calvin Verdonk Main Sangar Lawan Angers, Tiket Liga Champions Kini Bukan Sekadar Mimpi Bagi Lille
-
IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan, Cermati Support 8.200
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions: Galatasaray Singkirkan Juventus
-
Status Hukum Masih Dikaji, Bareskrim Pertimbangkan Sidang Adat Toraja dalam Kasus Pandji
-
HP Gaming 5G Terbaik 2026? Poco X7 5G dan Poco M7 Pro 5G Tawarkan Performa Buas
-
24 Kode Redeem FC Mobile 26 Februari 2026: Selamat Tinggal TOTY, Welcome Capped Legends
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Gen Z Terjepit 'Sandwich Generation' Begini Strategi Prudential Siapkan Dana Mapan