PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat kembali merilis prospek cuaca mingguan untuk wilayah Jabar.
Dalam rilis prospek cuaca mingguan yang disampaikan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat disebutkan, dalam sepekan ke depan yakni Senin 13 sampai Minggu 19 Februari 2023 diperkirakan beberapa fenomena masih dipengaruhi oleh pembentukan awan yang dapat mengakibatkan peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Jawa Barat.
Analisa BMKG menyebutkan, aktivitas gelombang atmosfer Kelvin diperkirakan akan cukup aktif di sebagian wilayah Jawa. Aliran massa udara dingin dari Asia atau monsoon Asia dominan masuk ke wilayah Indonesia bagian Barat.
Sehingga angin di wilayah Jawa Barat masih didominasi oleh angin barat. Kondisi labilitas lokal di sebagian wilayah Jawa Barat masih cukup signifikan.
Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Berdasarkan prakiraan kondisi global, regional dan model probalistik, diperkirakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terdapat di sebagian kabupaten dan kota di wilayah Jabar untuk sepekan ke depan.
Sedangkan potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah berikut ini;
Potensi Hujan Sangat Lebat hingga Ekstrem Disertai Kilat atau Petir dan Angin Kencang Berlaku Rabu 15 Februari 2023
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kota Depok
3. Kabupaten dan Kota Bekasi
4. Kabupaten Karawang
5. Kabupaten Subang
6. Kabupaten Purwakarta
7. Kabupaten dan Kota Sukabumi
8. Kabupaten Cianjur
9. Kabupaten Bandung
10. Kabupaten Garut
11. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
12. Kabupaten Ciamis
13. Kota Banjar
14. Kabupaten Sumedang
15. Kabupaten Majalengka
16. Kabupaten Kuningan
17. Kabupaten Cirebon***
Baca Juga: Jadwal Liga Champions 16 Februari 2023: Club Brugge KV vs Benfica, Dortmund vs Chelsea
Sumber:
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat
Berita Terkait
-
20 Wilayah di Jawa Barat Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Ini Penjelasannya
-
Kamis 15 Februari 2023, Cuaca di Jawa Barat Diperkirakan Hujan Sepanjang Hari di Sebagian Wilayahnya
-
Cuaca di Bandung Raya Rabu 15 Februari 2023, Begini Penjelasan BMKG
-
Peneliti Sebut Ada Temuan Sesar Mataram di Jogja, Begini Penjelasan BMKG
-
Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang Berpotensi di Sebagian Wilayah Jabodetabek, Begini Kata BMKG
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya
-
Promo Alfagift 60 Persen: Daftar Produk Murah Alfamart yang Bisa Pangkas Pengeluaran Bulanan
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
7 Serum Vitamin C Terbaik 2026 untuk Bekas Jerawat Membandel, Wajah Auto Cerah
-
7 Makeup Kit di Bawah Rp200 Ribu untuk Pemula, Tampil Cantik Tanpa Boros
-
Di Balik Kebakaran Muba, Kok Bisa Ada Sumur Minyak Ilegal di Area Perkebunan Hindoli?
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Kenapa Sumur Minyak Ilegal di Muba Terus Terbakar? Ini Penyebab, Dampak, dan Solusi yang Disiapkan
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan