PURWASUKA - Meski tampil impresif di putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023 dengan meraih enam kemenangan beruntun, ternyata catatan apik tersebut tak membuat Pelatih Persebaya, Aji Santoso puas dengan performa timnya.
Lini pertahanan Persebaya mendapat sorotan karena pada laga terakhir melawan PSS Sleman, gawang Ernando Ari kebobolan dua gol.
Hal itu seperti mengulang di laga home sebelumnya saat menjamu Borneo FC Samarinda dimana gawang Persebaya juga kebobolan dua gol.
Menurut Aji Santoso, pemain harus lebih fokus dalam mengantisipasi setiap pergerakan pemain lawan di lini pertahanan. Ia menyebut gol lawan tercipta karena lawan berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persebaya.
“Pertahanan diperbaiki untuk memahamkan pemain untuk bagaiman bertahan yang benar karena gol pertama (melawan PSS) tidak perlu terjadi kalau pemain belakang kita lebih fokus,” ungkapnya.
Pada sesi latihan persiapan laga berikutnya dia melakukan evaluasi dan melakukan perbaikan dari cara bertahan yang diperagakan oleh Leo Lelis dkk.
Aji Santoso berharap pembenahan yang dilakukan dapat membuat penampilan lini pertahanan Persebaya solid.
Mengingat lawan berikutnya adalah Bali United FC yang memiliki barisan penyerang mematikan seperti Ilija Spasojevic, Privat Mbarga, dan juga Eber Bessa.
“Ada sedikit pembenahan dari kesalahan-kesalahan. Sudah kami perbaiki, mudah-mudahan di pertandingan berikutnya lebih baik lagi,” jelasnya.
Baca Juga: Lepas Kacamata Andalannya, Wajah Syahrini Jadi Sorotan Netizen: Editnya Berlapis-lapis
Tak hanya lini pertahanan, dia juga menyoroti penampilan lini serang tim yang seharusnya bisa tampil lebih tajam lagi dalam mencetak gol.
“Yang diEvaluasi lini pertahanan, juga lini depan karena kemarin ada bola yang seharusnya masuk tapi tidak masuk. Pembenahan pemain belakang dan finishing pemain depan,” tandasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026