/
Sabtu, 18 Februari 2023 | 10:21 WIB
Ilustrasi kepulan asap. (Freepik)

PURWASUKA - Penyebab keluarnya kepulan asap dari bawa tanah yang berada di area halaman rumah milik Erlina di Kampung Margaluyu Timur, Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang karena masalah grounding arus listrik.

Mengingat, pada lokasi keluarnya kepulan asap itu berada di bawah tiang listrik milik PLN yang ada di lokasi. Hal ini dikatakan Penyelidik Bumi Ahli Muda Bidang ESDM Disnakertrans Subang Ivan Sofian.

Ivan menerangkan, setelah mendapatkan laporan keluarnya asap dari bawah tanah rumah milik warga, pihaknya kemudian melakukan pengamatan dan penyelidikan ke lokasi.

“Dari Hasil Pengamatan barusan, tidak ada indikasi penyebab keluarnya asap atau uap dari kebencanaan geologi,” katanya pada Jumat, 17 Februari 2023.

Dia menerangkan, kemungkinan besar karena terjadinya masalah Grounding Arus listrik pada tiang listrik yang ada di lokasi kejadian.

“Solusinya adalah pihak desa Segera mengajukan surat permohonan kepada PLN untuk memindahkan tiang listrik tersebut atau mengganti tiang listriknya dengan tiang konstruksi beton,” katanya mengutip dari Pasundan.jabarekspres.com.

Sebelumnya, Warga Dusun Margaluyu, Desa Sukamandi Jaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang dihebohkan dengan kejadian aneh karena munculnya asap dan air panas keluar di halaman rumah Erlina.

Pemilik rumah, Erlina mengatakan, fenomena ini pertama kali diketahui sejumlah anak-anak hendak berangkat mengaji yang melintasi rumahnya.

Anak-anak itu kaget melihat kepulan asap yang keluar dari halaman Erlina. Hingga kemudian, informasi ini pun tersiar dan membuat warga sekitar datang ke rumah Erlina.

Baca Juga: Geber-geber Motor di Depan Cewek, Cowok Ini Malah Nyemplung ke Sawah

Setelah dilakukan penggalian di titik keluarnya kepulan asap, dia menerangkan warga kaget karena keluar air panas dari dalam tanah.

Bahkan untuk memastikannya, sejumlah warga sampai memasukan telur ke air panas tersebut. Menurutnya, sumber air panas itu juga mengeluarkan bau mirip belerang.

"Anak-anak yang ngaji lihat asap panas, langsung lapor bapak RT, kaget juga baru pertama kali," katanya.

Load More