PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap peningkatan potensi hujan lebat dan peningkatan kecepatan angin atau angin kencang di sebagian wilayah Jawa Barat.
Menurut Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat Indra Gustari, terkait hujan ringan hingga ekstrem dan angin kencang yang melanda Jabar selama sepekan kedepan.
Hal ini karena beberapa fenomena masih mempengaruhi pembentukan awan yang mengakibatkan peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Jawa Barat dalam sepekan kedepan (Senin 13 sampai Minggu 19 Februari 2023).
Selain itu, faktor yang menyebabkan Jawa Barat terus diguyur hujan karena faktor aktivitas gelombang atmosfer Kelvin diperkirakan akan cukup aktif di sebagian wilayah Jawa.
“Aliran massa udara dingin dari Asia atau monsoon Asia dominan masuk ke wilayah Indonesia bagian Barat,” kata Indra Gustari dalam siaran pers diterima PURWASUKA di Bandung, Sabtu 18 Februari 2023.
Sehingga kata dia, angin di wilayah Jawa Barat masih didominasi oleh angin barat. Kondisi labilitas lokal di sebagian wilayah Jawa Barat masih cukup signifikan.
Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat.
“Berdasarkan prakiraan kondisi global, regional dan model probalistik, diperkirakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terdapat di sebagian kabupaten dan kota di wilayah Jabar untuk sepekan ke depan,” katanya.
Potensi Hujan Sangat Lebat hingga Ekstrem Disertai Kilat atau Petir dan Angin Kencang Berlaku Sabtu 18 Februari 2023
Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Jawa Barat Sabtu 18 Februari 2023, Ini Kata BMKG
1. Kabupaten Majalengka
2. Kabupaten Cirebon
3. Kabupaten Subang
4. Kabupaten Purwakarta
5. Kabupaten Karawang
6. Kabupaten Bekasi ***
Sumber:
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca di Jawa Barat Sabtu 18 Februari 2023, Ini Kata BMKG
-
Sabtu 18 Februari 2023, Begini Prakiraan Cuaca di Bandung Raya
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Sabtu 18 Februari: Diperkirakan Sebagian Jakarta Mengalami Hujan Ringan
-
Jalur Penghubung Antar Desa Putus Gegara Tanah Longsor
-
Doa Hujan Deras, Baca Agar Terhindar Musibah di Tengah Cuaca Tak Menentu
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang