PURWASUKA- Peringatan dini tiga harian wilayah Jawa Barat kembali disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jabar.
Dalam rilis peringatan dini tiga harian BMKG tersebut disebutkan beberapa wilayah Jawa Barat berpotensi hujan disertai kilat dan angin kencang.
Peringatan dini berupa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Barat yang disampaikan BMKG pusat tersebut berlaku untuk tiga hari kedepan.
Berikut wilayah di Jawa Barat yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya:
Peringatan Dini BMKG Berlaku Senin 20 Februari 2023
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kabupaten dan Kota Bekasi
3. Kabupaten Karawang
4. Kabupaten Purwakarta
5. Kota Depok
6. Kabupaten dan Kota Sukabumi
7. Kabupaten Cianjur
8. Kabupaten Subang
9. Kabupaten Indramayu
10. Kabupaten dan Kota Cirebon
11. Kabupaten Sumedang
12. Kabupaten Majalengka
13. Kabupaten dan Kota Bandung
14. Kabupaten Bandung Barat
15. Kota Cimahi
16. Kabupaten Garut
17. Kabupaten Kuningan
18. Kabupaten Ciamis
19. Kota Banjar
20. Kabupaten Pangandaran
21. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
Peringatan Dini BMKG Berlaku Selasa 21 Februari 2023
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kabupaten dan Kota Bekasi
3. Kabupaten Karawang
4. Kabupaten Purwakarta
5. Kota Depok
6. Kabupaten dan Kota Sukabumi
7. Kabupaten Cianjur
8. Kabupaten Subang
9. Kabupaten Indramayu
10. Kabupaten dan Kota Cirebon
11. Kabupaten Sumedang
12. Kabupaten Majalengka
13. Kabupaten dan Kota Bandung
14. Kabupaten Bandung Barat
15. Kota Cimahi
16. Kabupaten Garut
17. Kabupaten Kuningan
18. Kabupaten Ciamis
19. Kota Banjar
20. Kabupaten Pangandaran
21. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
Peringatan Dini BMKG Berlaku Ahad 19 Februari 2023
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kabupaten Bandung Barat
3. Kabupaten dan Kota Bandung
4. Kota Cimahi
5. Kabupaten Karawang
6. Kabupaten Subang
7. Kabupaten Sumedang
8. Kabupaten Garut
9. Kabupaten Indramayu
10. Kabupaten dan Kota Cirebon
11. Kabupaten Majalengka
12. Kabupaten Kuningan
13. Kabupaten Tasikmalaya
14. Kabupaten Purwakarta ***
Berita Terkait
-
Petani Pengukur Hujan: Menjadi Peneliti Mandiri di Sawah Sendiri
-
Update BMKG, Malam hingga Dini Hari Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat
-
17 Wilayah Jawa Barat Masuk Level Waspada Bencana Hidrometeorologi, Ini Penjelasan BMKG
-
Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Sepanjang Sore hingga Malam Hari, Berikut Penjelasan BMKG
-
4 Rekomendasi Novel Bahasa Indonesia Paling Sedih, Siapkan Tisu!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali