Suara.com - Curah hujan adalah kunci dalam pertanian, khususnya tanaman padi, yang sangat bergantung pada keberlimpahan air. Perubahan iklim dan cuaca yang semakin tidak menentu, membuat banyak petani gagal panen akibat salah menentukan strategi tanam di awal musim.
Kalender musim yang digunakan dari generasi ke generasi dinilai semakin tidak akurat dan tidak lagi relevan digunakan sebagai panduan. Menyikapi hal tersebut, sekelompok petani di Indramayu mempelajari ilmu agrometeorologi dengan harapan mampu mengurangi risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem yang tidak terduga.
Secara tekun, sejak 2009, para petani yang bernaung dalam Perkumpulan Petani Tanggap Perubahan Iklim (PPTPI), setiap hari mengukur dan mencatat curah hujan yang terjadi di lahan pertanian milik mereka.
Pendampingan oleh para ilmuwan dilakukan sejak awal untuk membekali para petani dengan metode ilmiah dalam pengumpulan dan pengolahan data. Setelah belasan tahun, kini mereka sudah mampu menganalisis secara mandiri data yang mereka catat dan kumpulkan setiap hari. Hasilnya, berbagai cuaca ekstrem berhasil dilalui tanpa harus mengalami kegagalan panen.
Berita Terkait
-
Pupuk Bersubsidi Langsung Bergerak di Tahun Baru, 147 Transaksi Terjadi dalam 16 Menit
-
Geger! Petani di Rejang Lebong Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon Kopi Usai Banjir Bandang
-
Petani Soroti Kebijakan Biodiesel Justru Bisa Rusak Ekosistem Kelapa Sawit
-
Kalender Konser Januari 2026 di Jakarta: Dari RIIZE hingga Padi Reborn
-
5 Sunscreen Saat Musim Hujan untuk Liburan di Pantai, Tekstur Ringan
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Mobilitas Warga Pulih, Jembatan Sementara Lawe Mengkudu Resmi Difungsikan
-
Menuju 2026, Recap Berita Viral Setahun Kebelakang
-
Warga Patuh Tanpa Kembang Api, Kapolri: Doa Bersama Dominasi Malam Tahun Baru
-
NGORBIT Eksklusif: Cerita Mistis Cast 'Alas Roban' saat Syuting di Lokasi Paling Angker Jateng
-
Gilang Dirga Tak Kuasa Menahan Air Mata Mengenang Sosok Almarhum Ayahnya
-
Viral Video Dini Hari, Aktivitas Truk 'Bawa' Kayu Lalu Lalang di Jalur MedanBanda Aceh
-
Rayakan 30 Tahun Berkarya, Tipe-X Bongkar Sejarah 'Genit' di Big Bang Festival
-
Presiden Buruh: Tak Masuk Akal Biaya Hidup di Jakarta Lebih Rendah dari Bekasi!
-
Deretan Cocoklogi Aura Kasih dan Ridwan Kamil, Dari Lukisan hingga Buket Bunga
-
Terima Bantuan Dari 'Langit', Warga Desa Ekan Aceh Berikan Durian ke TNI AU