PURWASUKA - Banji yang menerjang wilayah Kabupaten Karawang merendam 6.897 hekatar sawah atau 51 persen dari pertanaman di daerah tersebut. Meski demikian, petani yang sawahnya terendam untuk tidak menyerah.
Hal ini dikatakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dia menerangkan, pihaknya akan memberikan bantuan kepada petani yang sawahnya terendam.
"Dibalik semua bencana pasti ada hikmah yang besar, saya mewakili pemerintah hadir untuk memberi support kepada bapak ibu," katanya saat memantau banjir di Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jumat, 3 Maret 2023.
Syharul mengatakan, banjir ini akibat dari hujan yang terjadi selama enam hari berturut-turut sehingga menyebabkan sawah terendam. Untuk mengurangi genangan air banjir di sawah pihaknya akan menurunkan pompa-pompa besar bagi lahan pertanian yang masih bisa diselamatkan.
“Satu minggu ke depan akan kita pantau, setelah mulai surut secepatnya kita lakukan tanam ulang,” ucapnya melansir dari Antara.
Untuk lahan yang terdampak parah, lanjutnya, akan mendapat penggantian benih padi secara gratis dan mesin pompa air.
“Ini bukan sesuatu yang mudah, tetapi jika semua bergerak pasti semua dapat dilalui,” tuturnya.
Hanafi Asisten II Bidang Perekonomian Kabupaten Karawang yang mewakili Bupati Karawang mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Mentan SYL atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Hanif yakin dengan dukungan pemerintah pusat yang diwakili oleh Kementan dapat memberikan semangat lebih bagi para petani yang terkena musibah.
Dia menuturkan bahwa saat ini Karawang memang sudah menetapkan status tanggap darurat banjir. Tercatat ada 6.879 hektar atau 51 persen dari pertanaman se-Kabupaten Karawang yang tergenang. Ada empat kecamatan yang terdampak paling parah, salah satunya Kecamatan Cilebat seluas 2.485 hektar.
Baca Juga: Epson Luncurkan Model Surecolor Baru dengan Opsi Tinta Warna yang Beragam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
12 Promo Skincare Indomaret, Diskon Besar Harga Mulai Rp6 Ribuan
-
Bocoran iPhone 18: Apple Disebut Tunda Peluncuran, Spesifikasi Bakal Dipangkas?
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart