Suara.com - Musim hujan yang tak kunjung berakhir menuntut kita waspada terhadap penyakit musiman. Salah satunya adalah leptospirosis. Gejala leptospirosis cukup mudah dideteksi, tapi penyebarannya juga cukup masif di musim penghujan.
Melansir upk.kemkes.go.id, leptospirosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan melalui kencing tikus berupa bakteri yang masuk melalui kulit yang lecet atau selaput lendir pada saat kontak dengan banjir atau genangan air sungai hingga selokan dan lumpur.
Gejala Penyakit Leptospirosis
Berikut ini sejumlah gejala penyakit leptospirosis yang perlu diwaspadai agar dapat segera ditangani.
- Demam mendadak
- Lemah
- Mata merah
- Kekuningan pada kulit
- Sakit kepala
- Nyeri otot betis
Pencegahan penyakit leptospirosis
Setelah mengetahui berbagai gejala yang ditimbulkan apabila pasien terpapar bakteri leptospirosis, pahami juga tindakan pencegahannya, yakni:
- Pakai sarung tangan dan boots saat membersihkan rumah/selokan
- Mencuci tangan dengan sabun setelah selesai beraktivitas.
Pencegahan tentu lebih baik. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala leptospirosis agar bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat dari para petugas kesehatan.
Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Penghujan
Musim penghujan memang rawan penyakit. Namun, bukan berarti manusia tak memiliki otoritas untuk pencegahan. Berikut merupakan beberapa tips untuk menjaga kesehatan saat musim penghujan.
Baca Juga: Wabah Demam Keong Masuk di Sulsel, Ini Fakta, Gejala dan Cara Mengatasinya
1. Menjaga Kebersihan
Kuman akan mudah menyerang saat musim penghujan dan memengaruhi kesehatan tubuh. Oleh karenanya, menjaga kebersihan diri sendiri menjadi hal pertama yang harus dilakukan. Caranya, rajin cuci tangan sebelum makan dan setelah keluar rumah.
Penting juga membersihkan bagian dalam rumah, terutama bak penampungan air. Jentik nyamuk suka ada di area tersebut, apalagi saat musim hujan. Jangan memakai pakaian yang setengah kering atau lembap karena bisa menjadi sarang bakteri.
2. Menjaga Pola Makan Sehat
Asupan gizi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh, termasuk di musim hujan. Agar zat gizi tercukupi, perhatikan pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan pokok, lauk-pauk, sayuran dan buah-buahan. Jangan lupa perbanyak juga minum air.
3. Selalu Membawa Payung atau Jas Hujan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana
-
25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas
-
Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali
-
Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata
-
Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA
-
Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia
-
Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro
-
Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026
-
Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan
-
BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia